Papua No. 1 News Portal | Jubi
Sentani, Jubi – Sejumlah 14 anggota Dewan Perwakilan Rakyat atau DPR Papua dari Jalur Pengangkatan mengikuti pembekalan tiga hari yang berlangsung di Kabupaten Jayapura, Papua. Pembekalan bagi 14 anggota DPR Papua yang diangkat mewakili lima wilayah adat di Papua itu dibuka oleh Ketua DPR Papua, Jhony Banua Rouw pada Jumat ( 23/4/2021).
Usai membuka pembekalan itu, Jhony Banua Rouw mengatakan kegiatan pembekalan itu bertujuan memberi pemahaman dan peningkatan kapasitas kepada 14 anggota DPR Papua Jalur Pengangkatan. Dalam pembekalan itu, para anggota mendapatkan materi tentang tugas dan fungsi anggota dewan. Pembekalan itu juga diikuti tiga anggota DPR Papua yang baru dilantik melalui mekanisme Pergantian Antar Waktu.
Rouw menyatakan ada tiga tugas penting anggota dewan, yaitu pengawasan, budgeting, dan legislasi. Fungsi budgeting DPR Papua membutuhkan perencanaan yang matang, dan harus diputuskan dalam sidang dewan. Setiap anggota dewan nantinya juga akan mengawasi penggunaan anggaran Pemerintah Provinsi Papua.
Baca juga: Sejumlah anggota DPR Papua mekanisme pengangkatan isi posisi alat kelengkapan dewan
“[Anggota dewan melakukan] pengawasan terhadap seluruh Anggaran Pendapatan Belanja Daerah yang telah ditetapkan Selain itu, juga [ada] Peraturan Daerah Khusus [atau Perdasus] yang sudah dibuat, apakah selama ini berjalan sesuai tugas dan fungsinya atau tidak,” ujar Rouw.
Menurutnya, setiap tahun ada sejumlah Perdasus yang disahkan oleh DPR Papua. Ia mengingatkan bahwa 14 anggota DPR Papua dari Jalur Pengangkatan tidak hanya berfungsi penting dalam pembahasan dan pengesahan Perdasus, namun juga harus mengawasi pelaksanaan Perdasus.
“[Perdasus itu] turunan dari Undang-undang Otonomi Khusus Papua. Misalnya, sudah berapa banyak Perdasus dan Perdasi yang disahkan? Berapa banyak yang sudah berjalan, lalu dari sisi pengawasan terhadap peraturan pemerintah ada berapa banyak? Hal itu akan menjadi perhatian kita bersama 14 kursi anggota dari Jalur Pengangkatan,” katanya.
Juru bicara Fraksi 14 Kursi, Yonas Nussi mengatakan dalam pembekalan dan orientasi anggota dewan itu disuguhkan sejumlah materi dari para pemateri yang berkompeten. Para pemateri itu termasuk pemateri dari Kementerian Dalam Negeri dan Pemerintah Provinsi Papua. “Pada akhir orientasi dan pembekalan, setiap anggota dewan akan didoakan secara pastoral untuk siap melaksanakan tugas dan fungsi dewan selama lima tahun kedepan,” kata Nussi. (*)
Editor: Aryo Wisanggeni G





