Target bentuk fraksi sendiri, DPW PAN rapatkan barisan

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Jayapura, Jubi – Dewan Pengurus Wilayah Partai Amanat Nasional (DPW PAN) Papua menargetkan minimal memperoleh tujuh kursi di DPR Papua (DPRP), periode 2019-2024, agar dapat membentuk fraksi sendiri. 

Sekretaris DPW PAN Papua, Yulianus Rumbairussy mengatakan, pihaknya realistis jika bicara kemenangan pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019. Kini perolehan kursi PAN di DPRD 28 kabupaten dan satu kota di Papua sebanyak 50 lebih. Minimal jumlah itu dipertahankan, dan kabupaten (kota) yang berpotensi, PAN mesti dapat membentuk fraksi sendiri atau memegang posisi pimpinan DPRD. 

"Untuk DPR Papua ada tujuh daerah pemilihan (Dapil), minimal satu dapil, satu kursi, sehingga dapat membentuk fraksi sendiri. Saya pikir dengan potensi yang kami miliki dan caleg, itu prediksi rill," kata Yulianus Rumbairussy dalam keterangan persnya, Selasa (15/1/2019). 

Menurut anggota Komisi II DPR Papua itu, pihaknya bukan baru mulai bekerja untuk memenuhi target itu. Namun sudah beberapa tahun terkahir DPW PAN Papua telah melakukan kerja-kerja partai. Untuk itulah, pihaknya yakin satu dapil, mendapat satu kursi di DPR Papua. 

"Periode 2014-2019, di DPR Papua kami memang hanya mendapat dua kursi. Tapi kami sudah bekerja sejak jauh hari hingga kini. Melakukan lobby dengan berbagai pihak dan konsolidasi di kabupaten (kota)," ujarnya.

 Salah satu upaya yang dilakukan pengurus DPW PAN Papua untuk memenuhi target itu, dengan menggelar Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) di salah satu hotel di Kota Jayapura, 16-17 Januari 2019. 

Kata Rumbairussy, rapat tersebut salah satu dari sekian jenis rapat dalam AD/ART Partai. 

"Ini sebagai ruang bagi kami berkoordinasi untuk hal yang dianggap urgen. Kami akan laksanakan rapat koordinasi terkait pesta demokrasi 2019, Pilpres dan Pileg. Tujuan utama, bagaimana caleg dan pengurus partai di provinsi hingga kabupaten (kota) bersinergi memenangkan kursi legislatif dan presiden yang diusung koaliasi tempat PAN bergabung," ucapnya. 

Rakorwil itu akan dihadiri sekira 100 orang yang terdiri dari caleg DPR RI, DPR Papua, ketua dan sekretaris DPD PAN 29 kabupaten (kota) di Papua, serta para simpatisan. 

Pemateri dalam Rakorwil tersebut selain dari DPP PAN, DPW PAN Papua, juga pihak KPU dan Bawaslu. Pihaknya akan shering dengan penyelenggara Pemilu terkait hak dan kewajiban, serta sanksi kalau ada yang dilanggar. 

"Dalam internal pengurus, kami juga akan membicarakan mengenai saksi. Ini penting agar kami tak kehilangan suara di setiap TPS nantinya. Kami juga bicara hak dan kewajiban saat kader duduk di legaslatif mendatang karena selama ini setelah terpilih, kader kurang memperhatikan kewajibannya kepada partai," katanya. 

Sementara Ketua Panitia Pelaksanaan Rakorwil DPW PAN Papua, Benny Awoitauw mengatakan, kegiatan itu rencananya dibuka, 16 Januari 2019 pukul 16.00 WP. 

"Kami dipercayakan merancang dan melaksanakan Rakorwil. Persiapan sudah 90 persen. Kami telah berkomunikasi dengan KPU, Bawaslu dan internat ditingkat DPP," kata Benny Awoitauw. 

Menurutnya, salah pengurus DPP PAN yang akan hadir dalam Rakorwil itu wakil ketua Umum, Ahmad Hanafi Rais, yang juga Ketua Komite Pemenangan Pemilu Nasional (KPPN). (*) 

Related posts