Papua No. 1 News Portal | Jubi
Jayapura, Jubi – Mahasiswa Yalimo menginisiasi lahirnya Ikatan kampung Masahanghuli Yeruk, Distrik Apahapsili kabupaten Yalimo. Kegiatan Musyawarah ke I berlangsung selama tiga hari, 3-4 Januari 2019. Bertempat di Aula Gereja Lama Masahangguli.
Musyawarah tersebut di buka langsung Kepala Seksi Pertanian dan Holtikultura Kabupaten Yalimo Penehas Kepno.
Kepno katakan, pihaknya mengapresiasi dan mendukung terselenggaranya acara musyawarah dan terbentuknya Ikatan Kampung Masahanghuli Yeruk.
"Kami semua PNS baik itu pemuda dan senior dari Masahangguli Yeruk sangat sepakat dan mendukung pembentukan ikatan ini," kata Kepno kepada Jubi ketika datang ke kantor Jubi, Selasa (15/1/2019).
Menurutnya, ikatan atau organisasi merupakan kekuatan yang punya legalitas hukum yang jelas, guna menjaga keutuhan masyarakat.
“Kami melihat dengan kota-kota maju banyak pengaruh yang tersebar di mana-mana oleh karena itu perlu membentuk organisasi atau Ikatan bagaimana untuk melindungi semua itu,” ujarnya.
Kepala Distrik Pahapsili Kabupaten Yalimo,Denny Faluk mengatakan, melalui musyawarah ini mahasiswa sudah meletakkan pondasi yang baik bagi generasi muda nantinya.
"Dengan dasar hukum yang jelas di dalam undang-undang No. 8 Tahun 1985 tentang organisasi kemasyarakatan, berdasarkan dengan itu organisasi ini dibentuk Ikatan Masahangguli Yeruk maka saya berharap untuk menjaga persatuan dan kesatuan mahasiswa dan juga pemuda," katanya.
Ketua Panitia Pelaksana Kegiatan Esau Walianggen mengatakan, tema yang diangkat pada musyawarah pertama itu yakni “Menuju Organisasi Yang Inofatif Berdedikasi Untuk Masahangguli Yeruk”.
"Sesuai dengan semangat undang-undang No. 21 tahun 2001 bahwa anak asli atau putra daerah akan membangun kampung masing-masing. Dan di dalam undang-undang No 8 tahun 1985 mengatakan tentang Organisasi Kemasyarakatan sudah dinyatakan bahwa setiap masyarakat berkumpul dalam satu organisasi lalu merencanakan dan membangun daerahnya sendiri," urainya.(*)
