Siswa SD ini bikin video seakan nyaris diculik, sempat viral

Hoaks Papua
Foto ilustrasi. - pixabay.com

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Makassar, Jubi – Seorang siswa sekolah dasar berusia 10 tahun di Kecamatan Mallusetasi, Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan mengaku membuat video pengakuan nyaris menjadi korban penculikan, hingga viral di media sosial. Siswa SD itu sengaja membuat video yang ternyata hoaks tersebut karena takut dimarahi oleh ibunya.

Read More

“Iya, video terkait pengakuan seorang anak mengaku hendak diculik itu tidaklah benar,” kata Kapolres Barru, AKB Liliek Tribhawono, Kamis (13/1/2022).

Baca juga : Sekian kalinya Bahar Smith jadi tersangka kali ini kasus hoaks
Ungkap kasus pemerkosaan yang diabaikan aparat projectmultatuli.org justru dilabeli hoaks
Bupati Manokwari minta warganya tak percaya hoaks tentang kematian Gubernur

Liliek menjelaskan, awalnya anak tersebut mengaku di hadapan gurunya hendak diculik oleh seorang tak dikenal saat dalam perjalanan pulang dari sekolahnya. Namun, dirinya berhasil menyelamatkan diri.

Namun  ketika personel Polsek Mallusetasi datang ke sekolah anak itu dan melakukan interogasi, siswa itu mengaku video yang dibuat itu tidak benar. Ia berbohong agar dirinya tidak dimarahi oleh ibunya.

“Anak itu hanya takut dimarahi oleh ibunya karena terlambat pulang sekolah,” kata Lilek menambahkan.

Dalam video viral itu, siswa Sekolah Dasar ini mengaku menjadi korban penculikan oleh seorang pria yang tak dikenal dengan mengendarai sebuah mobil berwarna putih. (*)

CNN Indonesia

Editor : Edi Faisol

Related posts