
Ajakan itu terkait dengan dengan suara bulat senat AS yang mengesahkan rancangan undang-undang meminta agar tindakan lebih keras diambil atas perlakuan China terhadap warga Muslim Uighur.
Papua No. 1 News Portal | Jubi
Washington, Jubi – Senator Amerika Serikat dari Partai Republik, Marco Rubio, mengatakan mengajak aktivis hak minoritas Muslim Uighur China, Rushan Abbas, sebagai tamunya untuk menyaksikan pidato kenegaraan Presiden Donald Trump pada, Selasa, (4/2/2020) hari ini.
Ajakan itu terkait dengan dengan suara bulat senat AS yang mengesahkan rancangan undang-undang meminta agar tindakan lebih keras diambil atas perlakuan China terhadap warga Muslim Uighur.
Baca juga : Demonstran Hong Kong kembali bentrok, kali ini beri dukungan ke Uighur
Pemerintah Xinjiang sebut dokumen Uighur palsu
China klaim seniman Uighur masih hidup
Rancangan UU itu mendapat dukungan dari dua partai di Senat, tapi fraksi Republik sejauh ini belum menjadwalkan pemungutan suara atas RUU itu di Senat. Para anggota Kongres sering mengundang tamu-tamu untuk menghadiri penyampaian pidato State of the Union itu, yang disiarkan televisi secara nasional, sebagai upaya untuk menggiring perhatian pada sikap politik.
China bulan lalu merundingkan perjanjian dagang dengan AS, memperingatkan bahwa undang-undang soal Uighur bisa berdampak pada kerja sama bilateral. (*)
Editor : Edi Faisol




