
Jayapura, Jubi – Sekretaris Daerah (Sekda) Papua Hery Dosinaen melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke Rumah Sakit Umum Daerah Jayapura untuk melihat langsung pelayanan kesehatan di era kepemimpinan Josef Rinta selaku Direktur baru.
Dalam Sidak kali ini, ruang pertama yang dilihat adalah Instalasi Gawat Darurat, ruang poliklinik dan bangunan baru yang pengerjaannya terhenti lantaran adanya masalah.
“Saya mendapat perintah dari pak gubernur untuk mengintervensi secara langsung semua SKPD termasuk RSUD Jayapura, kehadiran saya untuk melihat progress pelayanan sejauh mana tentunya dengan kondisi objektif,” kata Hery Dosinaen kepada wartawan, di Jayapura, Rabu (18/5/2016).
Menurut ia, pimpinan SKPD terutama yang bersentuhan langsung dengan masyarakat harus mampu memperhatikan tugas pokok dan fungsi. Untuk RSUD Jayapura, kata Hery, mulai tahun ini sudah dilakukan pengembangan gedung rumah sakit bertaraf nasional.
“Kemenko Polhukam dan Kemenkes sudah siap untuk membantu Pemprov Papua dengan dana yang luar biasa, yang paling penting adalah harus ada pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan,” ujarnya.
Ia menilai, sudah banyak terobosan yang dilakukan termasuk membuka pelayanan IGD dan poliklinik yangbekerja 24 jam.
“Saya lihat masalah lingkungan sudah baik termasuk pelayanan yang sudah mulai proaktif dan saya lihat direktur sudah melaksanakan apel pagi dan siang sehingga kali ini jajaran dan staf RSUD Jayapura benar-benar fokus kerja,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur RSUD Jayapura Josef Rinta mengaku, saat ini untuk tenaga medis pihaknya mendapat tenaga detasering (penugasan sementara waktu,red) yang didatangkan dari rumah sakit bertaraf nasional.
“Untuk tenaga detasering ini tidak hanya RSUD Jayapura tetapi juga FK Uncen,” kata Josef.
Dia menambahkan saat ini pihaknya telah menambah 48 unit tempat tidur di bangunan baru mengingat kapasitas tempat tidur di rumah sakit sudah kelebihan kapasitas
“Kami tambah 48 tempat tidur mengingat animo masyarakat untuk memanfaatkan rumah sakit saat ini jauh lebih baik, dengan 48 tempat tidur itu menambah 335 tempat tidur yang saat ini sudah tersedia,” ujarnya. (*)