Sekda: Generasi Port Numbay harus jadi teladan

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1

Jayapura, Jubi – Sekretaris Daerah Kota Jayapura, R.D. Siahaya mengajak putra/i Port Numbay agar menjadi teladan, berintegritas tinggi dan mampu menggerakkan potensi yang ada untuk kemajuan Kota Jayapura.

Hal ini dikatakan Sekda Siahaya ketika berudiensi dengan finalis putra/i Tan Monj Port Numbay 2017 di Jayapura, Senin (27/2/2017).

“Dalam perlombaan ada yang menang, ada yang kalah. Jika ada yang kalah jangan frustrasi,” katanya.

 “Jangan pernah lupa tapi pengetahuan budaya sebagai anak Port Numbay wajib dipelajari. Jangan hilang. Jangan lupa pengetahuan budaya Enggros, Tobati, Nagri Tobati 14 kampung mesti ada pengetahuannya,” lanjutnya.

Ia juga meminta agar mereka mempelajari bahasa Inggris sehingga bisa mempromosikan budaya Port Numbay ke dunia.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Jayapura, Bernard Fingkrew mengaku pihaknya sangat mendukung pemilihan putra/i Tan Monj Port Numbay 2017. Kegiatan ini disebutnya dalam rangka mengembangkan potensi duta pariwisata Kota Jayapura.

Ia mengakui pihaknya memfokuskan diri untuk mengelola dan mengembangkan potensi budaya kreatif.

Dampak penerapan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam Dinas Pariwisata dan Kebudayaan mengalami perubahan nomenkulatur menjadi Dinas Pariwisata Kota Jayapura.

“Kami hanya mengelola kreativitasnya saja, sementara lainnya dialihfungsikan. Kami hanya mengelola Informasi Teknologi (IT) berbasis budaya, tari-tarian, ukiran, games, perfilman, cerita rakyat, dsb.,” kata Bernard.

Destinasi budaya, sebutnya, dikembangkan melalui pesta budaya. Pemilihan putra/i Tan Monj Port Numbay 2017 merupakan salah satu bagian dari kreativitas Dispar.

Pembatik asli Port Numbay, Jimmy Afaar mengatakan, pihaknya mendapatkan kesempatan kedua kali dalam iven yang digelar Dispar Kota Jayapura.

Jimmy menilai animo generasi muda sangat tinggi untuk mengikuti pemilihan putra/i Tan Monj Port Numbay 2017.

“Mahasiswa/i yang kuliah di Jayapura juga banyak yang mendaftar,” katanya.

Menurut Jimmy progres kegiatan ini menunjukkan generasi muda ingin memperkenalkan potensi pariwisata Kota Jayapura.

 “Lewat iven ini yang diseleksi tersisa 95 peserta. Namun hari ini kami mengambil 10 pria dan 10 wanita untuk audiens dengan Pemerintah Kota. Sepuluh peserta ini benar-benar sudah diseleksi tanggal 24 Februari lalu,” katanya.

Adapun yang diseleksi, yaitu menyangkut kebudayaan, pengetahuan umum pariwisata, ekonomi kreatif dan bahasa inggris.

“Hari ini sudah masuk karantina di salah satu hotel di Kota Jayapura. Selama 3 hari mereka akan melakkan uji coba dan grand final tanggal 1 Maret 2017,” katanya.

Selain untuk mempromosikan potensi wisata, pemilihan Tan Monj Port Numbay 2017 juga digelar dalam rangka ulang tahun ke-107 Kota Jayapura. (*)

Related posts