Papua No. 1 News Portal | Jubi
Jakarta, Jubi – Rusia dikabarkan mengusir pesawat pengebom jarak jauh B-52N milik Angkatan Udara Amerika Serikat yang terbang melintasi laut Baltik. Kementerian Pertahanan Rusia menyampaikan pada Rabu (19/5/2021) bahwa Angkatan Udara Rusia mengirim pesawat tempur Su-27 untuk mencegat dan mengusir pesawat itu yang mendekati wilayah udara mereka.
Menurut Kemenhan Rusia, jet tempur mereka terus mengawasi gerak-gerik pesawat pengebom AS yang mendekati wilayah udara kedaulatan Rusia di atas perairan netral Laut Baltik. Akhirnya pesawat pengebom B-52N mengubah jalur dan menjauh. Sedangkan keterangan pers Distrik Militer Barat, radar Rusia mendeteksi pesawat asing yang mendekati wilayah udara mereka.
“Sebuah jet tempur SU-27 dari unit armada Angkatan Udara Rusia di Baltik bertugas mengidentifikasi target udara dan mencegat untuk mencegah pelanggaran perbatasan negara Federasi Rusia,” kata pernyataan tersebut.
Baca juga : Rusia tarik Dubes di AS usai pernyataan Biden tentang Putin
Peretas Rusia diduga berhasil masuk ke sistem lembaga AS
Ini alasan Rusia belum ucapkan selamat untuk Biden
Pilot jet tempur Rusia mengidentifikasi pesawat itu adalah B-52N dari armada Komando Serangan Global Angkatan Udara Amerika Serikat. Berdasarkan keterangan pers itu, tidak ada serangan apapun ke wilayah udara Rusia.
Usai pesawat AS berbalik dari wilayah perbatasan udara, jet tempur Rusia kembali ke pangkalan udara dengan selamat. “Penerbangan jet tempur Rusia berlangsung secara ketat dengan sesuai aturan wilayah udara internasional,” demikian isi pernyataan pers militer Rusia.
Pencegatan pesawat itu terjadi beberapa jam sebelum pertemuan pertama antara Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov, dengan Menteri Luar Negeri AS, Antony Blinken, di Reykjavik, Islandia. (*)
CNN Indonesia
Editor : Edi Faisol





