Papua No. 1 News Portal | Jubi
New York, Jubi – Ribuan penerbangan dibatalkan akibat badai musim dingin disertai angin kencang dan es yang menerjang pantai timur Amerika Serikat. Kejadian itu terjadi selama liburan akhir pekan sehingga mengganggu mobilitas publik setempat untuk berlibur.
Situs pelacakan penerbangan FlightAware.com. menyebut maskapai AS membatalkan lebih dari 2.700 penerbangan dan menunda sekitar 1.500 lainnya hingga Minggu (16/1) pukul 12:30 waktu setempat Senin, 00.30 WIB.
Baca juga : Salju batalkan lebih dari 100 penerbangan di Jepang
Hujan lebat di Sri Lanka dan India tewaskan puluhan orang
Korban jiwa akibat Tornado di AS diperkirakan mencapai ratusan orang
Kantor berita antara mengutip sumber dari Reuters mengatakan American Airlines Group Inc membatalkan lebih dari 600 penerbangan. Hampir 95 persen penerbangan dari Bandara Internasional Charlotte Douglas di North Carolina dibatalkan, menurut FlightAware.
American Airlines mengizinkan pelanggan yang terkena dampak cuaca buruk untuk memesan ulang tiket penerbangan tanpa dipungut biaya. Layanan cuaca nasional memperkirakan badai musim dingin besar akan melanda AS bagian timur pada Minggu hingga Senin.
Hujan salju tertinggi diperkirakan terjadi di sepanjang pegunungan Appalachia dan dataran rendah Great Lakes. Lapisan es paling tinggi diperkirakan akan terjadi di Carolina.
Lewat Twitter, Gubernur Georgia Brian Kemp mengimbau masyarakat untuk menghindari perjalanan yang tidak penting di daerah-daerah yang terkena dampak badai. Gubernur Georgia, Virginia, Carolina Utara, dan Carolina Selatan telah mengumumkan keadaan darurat akibat badai tersebut. (*)
Editor : Edi Faisol





