Presiden Jokowi Resmikan 15 Pasar Senilai Rp 207 Miliar

Presiden Jokowi ketika menandatangani prasasti peresmian pasar rakyat di pasar rakyat Doyo Baru Kabupaten Jayapura - Jubi/Engel Wally
Presiden Jokowi ketika menandatangani prasasti peresmian pasar rakyat di pasar rakyat Doyo Baru Kabupaten Jayapura – Jubi/Engel Wally

Sentani, Jubi – Presiden RI Joko Widodo atau Jokowi meresmikan 15 pasar rakyat di Papua dan Papua Barat pada Sabtu (30/4/2016).

Peresmian belasan pasar secara simbolis di pasar Doyo Baru, Distrik Waibhu, Kabupaten Jayapura itu dihadiri ibu negara Iriana Jokowi, Menteri Perdagangan Thomas Lembong, Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Luhut B. Panjaitan, Gubernur Papua Lukas Enembe dan sejumlah pejabat teras di Papua lainnya.

Menteri Thomas Lembong dalam sambutannya mengatakan pembangunan pasar rakyat di dua provinsi ujung Timur Indonesia ini menggunakan anggaran yang bersumber dari APBN, APBD, khususnya dana alokasi khusus.

Total dana yang digunakan untuk membangun delapan pasar di Papua dan tujuh pasar di Papua Barat itu senilai Rp 207 miliar. Menurut dia belasan pasar itu cukup istimewa.

Hal yang sama dilakukan pada pasar Mama-Mama Papua di Kota Jayapura. “Pasar Mama-Mama Papua juga sudah diletakkan batu pertamanya sebagai tanda dimulainya pembangunan oleh Pemerintah Daerah setempat. Untuk itu, semua pasar yang telah dibangun ini hendaknya difungsikan dengan baik bagi kesejahteraan masyarakat,” kata Thomas.

Sementara Presiden Jokowi, setelah menandatangani prasasti peresmian dan penggunaan sejumlah pasar rakyat tersebut berdialog dengan Mama-Mama Papua yang berdagang di pasar Doyo Baru ihwal jenis barang dagangan dan modal usaha.

Alhasil ia menjamin akan memberikan bantuan modal usaha kepada empat pedagang; masing-masing mendapatkan Rp 5 juta sampai Rp 10 juta.

Kepada pers Jokowi mengatakan, Pemerintah Daerah harus memberikan keleluasaan kepada para pedagang untuk berusaha.

“Intinya Pemerintah Daerah harus membagi los pasar ini dengan baik kepada seluruh  pedagangnya, sesuai dengan apa yang ingin didagangkan. Dan yang terpenting di sini adalah fungsi pasar ini juga harus dinikmati semua masyarakat yang tinggal dan menetap di daerah ini,” katanya. (*)

Related posts