Petinggi Uni Eropa ingin penyelidikan independen asal mula corona

Tenaga Medis Papua
Ilustrasi, seorang tenaga medis menggunakan alat pelindung diri (APD) – Jubi/HiTech.com
Ilustrasi, seorang tenaga medis menggunakan alat pelindung diri (APD) – Jubi/HiTech.com

China mengaku prosedur mereka terbuka dan terang-terangan.

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Read More

Berlin, Jubi– Ketua kebijakan luar negeri Uni Eropa pada Kamis, (14/5/2020) minta China berkontribusi secara signifikan melawan pandemi virus corona. Uni Eropa juga mengatakan harus ada penyelidikan ilmiah independen mengenai asal mula pandemi tersebut.

Melalui sebuah kolom di edisi surat kabar Frankfurter Allgemeine Zeitung (FAZ)  Josep Borrell mengatakan China harus membantu melindungi dunia dari pandemi lebih jauh.

“Penyelidikan ilmiah independen tentang asal mula pandemi ini juga perlu,” tulis Josep, Jum’at, (15/5/2020).

Baca juga : Takut tertular virus corona, ISIS imbau anggotaya tak ke Eropa

Waspadai penyebaran virus corona, liga Eropa pastikan ditunda

Sejumlah pejabat negara Eropa terinfeksi corona

Virus corona muncul di Kota Wuhan, China tengah pada Desember lalu dan sejumlah negara termasuk Amerika Serikat dan sejumlah negara Eropa mengkritik penanganan mereka soal wabah tersebut. China mengaku prosedur mereka terbuka dan terang-terangan.

Borrell juga menyebutkan China harus mengemban tanggung jawabnya “yang sepadan dengan bobotnya” dalam menangani pandemi, penelitian vaksin dan peningkatan ekonomi global, termasuk memainkan perannya dalam upaya bantuan utang besar bagi negara-negara berkembang yang sangat terpukul. (*)

Editor : Edi Faisol

Related posts

Leave a Reply