
Palu, Jubi – Para petani di sejumlah kabupaten di Sulawesi Tengah menyambut gembira dengan kehadiran toko tani Indonesia di setiap daerah di Tanah Air.
“Ya kami petani berharap dengan adanya toko tani, paling tidak hasil panen berbagai jenis komoditi pangan bisa dijual dengan harga yang layak,” kata Sabhan, seorang petani di Kabupaten Sigi, Selasa (21/6/2016).
Ia mengatakan kehadiran toko tani diharapkan dapat mengatasi persoalan pemasaran hasil produksi petani di daerah-daerah, termasuk di kabupaten lainnya di Sulteng.
Selama ini, kata dia, rata-rata petani dihadapkan pada persoalan utama yaitu pemasaran.
Karena itu, kebijakan pemerintah menyedikan toko tani di setiap daerah merupakan solusi dalam mengatasi masalah yang selama ini dihadapi petani.
Hal senada juga disampaikan Albert, seorang petani di Kabupaten Donggala. Ia berharap kebijakan pemerintah tersebut benar-benar berjalan sesuai dengan tujuan dan harapan.
Menurut dia, dengan diberikannya kepercayaan kepada gapoktan untuk membeli produksi petani, otomatis sangat menguntungkan petani maupun gapoktan.
Petani bisa menjual langsung kepada gapoktan dengan harga yang layak sehingga petani terhindar dari praktek-praktek para spekulan yang selama ini menentukan pembelian sepihak dan jelas merugikan petani.
Tetapi jika gapoktan yang membeli tentu harganya standar pemerintah dan pemerintah tentu tidak akan merugikan petani, kata dia.
Menurut dia, jika semua daerah di Sulteng sudah memiliki toko tani, selain mengatasi kesulitan pemasaran hasil produksi petani, juga masyarakat dapat membeli kebutuhan pangan atau komoditi lain di toko tani karena harga jelas lebih murah dibandingkan di pasaran.
Sementara Kepala Badan Ketahanan Pangan Sulteng Abdullah Kawulusan mengatakan baru ada 16 toko tani di daerah ini.
Ke depan, katanya,akan diupayakan semua kabupaten dan kota di Provinsi Sulteng memiliki toko tani.(*)