Pesawat Demonim ditemukan, satu penumpang selamat

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Jayapura, Jubi – Jumadi (12), salah satu penumpang pesawat Dimonim Air yang jatuh di gunung Menuk Kabupaten Pegunungan Bintang, ditemukan selamat, sedangkan enam penumpang lainnya beserta pilot dan co pilot dipastikan tewas.

“Jumadi ditemukan oleh tim SAR gabungan, Minggu (12/8/2018) sekira pukul 09.00 WIT, dan sudah dievakuasi dari lokasi jatuhnya pesawat ke Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua,” kata Kapolres Pegunungan Bintang, AKBP Michael, Minggu (12/8/2018).

Jumaidi (12 th), satu-satunya korban selamat dalam insiden jatuhnya pesawat milik Dimonim Air di gunung Menuk, Pegunungan Bintang, tiba di RSUD Oksibil, sekira pukul 12.50 WIT.

“Korban yang mengalami patah tangan dan cidera di bagian lain, setibanya di RSUD Oksibil langsung ditangani tim dokter,” jelasnya.

Dikatakan, kondisi korban sadar dan saat ini sedang dikoordinasikan dengan pihak Dimonim Air untuk mengevakuasi korban ke Jayapura sehingga cidera yang dideritanya segera ditangani tim dokter.

"Belum dipastikan kapan dievakuasi namun saat ini korban sudah ditangani tim dokter," kata AKBP Michael, seraya menambahkan korban awalnya ditolong masyarakat yang mendatangi lokasi jatuhnya pesawat dan ditandu turun ke Oksibil.

Ketika ditanya tentang evakuasi delapan jenasah, AKBP Michael mengatakan saat ini proses masih dilakukan dan sudah ada yang dalam perjalanan ke Oksibil.

Namun belum bisa dipastikan jenasah siapa yang sudah berada di kantong jenasah, katanya.

Pesawat milik Dimonim Air yang dipiloti Leslie Sevove dan co-pilot Wayan Sugiarta, terbang dari Tanah Merah, Sabtu (11/8/2018) pukul 13.42 WIT dan dijadwalkan tiba di Oksibil pukul 14.20 WIT.

Tujuh penumpang yang ikut dalam pesawat tersebut yakni Sudir Zakana, Martina Uropmabin, Hendrikus Kamiw, Lidia Kamiw, Jamaludin, Naimus, dan Jumaidi.

Evakuasi diawali dengan membawa Jumaidi (12 th) korban selamat yang mengalami cidera ke rumah sakit di Oksibil.

"Kemungkinan korban masih trauma," kata AKBP Michael.

Sedangkan korban lainnya yang sudah merupakan jenazah, dalam proses evakuasi. AKBP Michael mengatakan korban Jumadi belum dapat bercerita tentang insiden yang dialaminya.

Sementara itu, staf Humas Pemda Pegunungan Bintang, Nelson Wenda, secara terpisah mengatakan, saat ini tiga kantong jenazah dalam perjalanan menuju Oksibil.

“Namun belum dapat dipastikan jenazah siapa yang sudah dievakuasi,” kata Wenda. (*)

Related posts