Persiapan Pesparani I se-Papua capai 80 persen

Ketua Umum Panitia Pesparani I, Benhur Tomi Mano (kiri) bersama Ketua Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesta Paduan Suara Gerejani Katolik (LP3K) Provinsi Papua, FX Mote (kanan) – Dok. Panitia Pesparani I Katolik

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Persiapan Pesta Paduan Suara Gerejani Katolik (Pesparani) I tingkat Provinsi Papua, yang berlangsung di Kota Jayapura pada 14-18 November 2019 mendatang, kini mencapai 80 persen.

Read More

Ketua Umum Panitia Pesparani I, Benhur Tomi Mano mengatakan persiapan sisa 20 persen hanya terkait hal teknis pada hari H kegiatan. Ia mengapresiasi kerja panitia Pesparani yang hingga kini mempersiapkan segalanya.

“Total biaya yang dibutuhkan untuk Pesparani 2019 mencapai Rp 3 Miliar lebih. Kami berterimakasih atas dukungan Pemprov Papua dan Pemkot Jayapura yang membantu terselenggaranya Pesparani,” kata Benhur Tomi Mano, usai rapat panitia di Gereja Kristus Terang Dunia Waena, Distrik Heram, Minggu malam (10/11/2019).

Menurutnya, Pesparani I se-Papua akan dihadiri sekitar 2.500 orang. Hingga kini kontingen 14 kabupaten dari 29 kabupaten/kota di Papua menyatakan kesiapannya mengikuti kegiatan tersebut.
Wali Kota Jayapura ini berharap, para peserta datangan dengan dengan senyum, juga pulang dengan senyuman dan dalam keadaan sehat.

“Pembukaan Pesparani pada 14 November 2019 dilaksanakan di Auditorium Uncen. Akan ada defile dari masing-masing kabupaten. Pesta paduan suara ini akan disemarakkan lantunan rebana dari umat muslim,” ujarnya.

Katanya, Pesparani juga akan dimeriahkan berbagai perlombaan, di antaranya lomba paduan dewasa campuran, dewasa pria gregorian dan dewasa wanita, lomba paduan suara Orang Muda Katolik (OMK) campuran, lomba bertutur kitab suci, mazmur dan seminar, serta lomba lainnya.

Semua pihak, khususnya mereka yang ikut ambil bagian dalam Pesparani ini bergembira memuliakan nama Tuhan dalam pesta paduan suaran tersebut.

“Akan ada pentas seni dan pameran yang akan dilangsungkan pada penutupan Pesparani pada 18 November 2019,” ucapnya.

Sementara Ketua Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesta Paduan Suara Gerejani Katolik (LP3K) Provinsi Papua, FX Mote berterima kasih kepada Benhur Tomi Mano yang merupakan Ketua Umum Panitia Persparani I Katolik se-Papua.

Menurutnya, dalam statuta LP3K Papua telah memutuskan, tuan rumah Pesparani adalah kepala daerah di kota atau kabupaten tempat penyelenggaraan.

“Tahun ini Pesparani I diadakan di Kota Jayapura, makannya Walikota Jayapura menjadi ketua umum Pesparani. Juga nanti saat Pesparani II diselenggarakan di kabupaten lain, bupati setempat yang akan menjadi ketua umum Pesparani,” kata FX Mote.

Katanya, sebagai tuan rumah Pemerintah Kota Jayapura telah mempersiapkan segala keperluan lomba dan kebutuhan peserta. Ia yakin, penyelenggaraan Pesparani I Katolik se-Papua ini, semua pihak akan mampu membawa visi dan misi Gubernur dan Wakil Gubernur Papua yakni Papua bangkit, mandiri dan sejahtera yang berkeadilan.

“Termasuk Pesparani ini akan membawa visi dan misi Walikota Jayapura yakni untuk Kemuliaan nama Tuhan di Kota Jayapura, sebagai barometer pembangunan di tanah Papua. Saya berterima kasih kepada semua pihak yang ikut dalam terselenggaranya Pesparani ini,” ujarnya. (adv)

 

Related posts