Perempuan mantan sekretaris kamp Nazi ini dituduh ikut membantai 10 ribu orang

Papua
Ilustrasi, pixabay.com

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jakarta, Jubi – Jaksa Jerman Jumat (5/2/2021) kemarin menuduh seorang perempuan mantan sekretaris dari kamp konsentrasi Stutthof Nazi dituduh terlibat dalam pembunuhan 10 ribu orang.  Kasus itu itu jarang terjadi yang melibatkan seorang yang diduga anggota staf kamp konsentrasi perempuan.

Read More

Jaksa di Itzehoe tidak menyebutkan nama wanita itu, namun mengatakan dalam sebuah pernyataan mereka mendakwanya dengan tuduhan “membantu dan bersekongkol pembunuhan dalam lebih dari 10 ribu kasus,” serta keterlibatan dalam percobaan pembunuhan.

Baca juga : Kisah dokter Yahudi bertemu pasien Covid-19 bertato Nazi

Korban perbudakan seks zaman perang dunia menang gugatan di pengadilan

Mantan Presiden Kosovo ditahan karena kejahatan perang

Wanita yang masih di bawah umur saat melakukan kejahatan membantu mereka yang bertanggung jawab di kamp dalam pembunuhan sistematis terhadap tahanan Yahudi, partisan Polandia dan tahanan perang Soviet Rusia dalam fungsinya sebagai stenografer dan sekretaris untuk komandan kamp, antara Juni 1943 dan April 1945.

Dia akan menghadapi pengadilan anak di bawah umur, karena dia berusia di bawah 18 tahun ketika dia bertugas di Stutthof. Diperkirakan sekitar 65 ribu orang terbunuh selama Holocaust di kamp konsentrasi Stutthof, dekat kota Polandia yang sekarang disebut Gdansk.

Jaksa Jerman sedang menyelidiki 13 kasus lain yang terkait dengan kamp konsentrasi di Buchenwald, Sachsenhausen, Mauthausen dan Stutthof, menurut Kantor Pusat untuk Investigasi Kejahatan Nazi.

Musim panas lalu, seorang mantan penjaga berusia 93 tahun di Stutthof, yang diidentifikasi sebagai Bruno D., dihukum karena ribuan dakwaan terkait pembunuhan dan dijatuhi hukuman penjara percobaan dua tahun.

Dia juga diadili di pengadilan anak di bawah umur, karena dia berusia 17 tahun saat bertugas di Stutthof. Pertama kali didirikan oleh Nazi pada tahun 1939, Stutthof menampung total 115 ribu tahanan, lebih dari setengahnya meninggal di sana.

Sekitar 22 ribu kemudian dipindahkan dari Stutthof ke kamp Nazi lainnya. Diperkirakan 6 juta orang Yahudi tewas di kamp konsentrasi Nazi selama Perang Dunia II, berikut ratusan ribu orang Gipsi dan orang-orang penyandang disabilitas mental dan fisik. (*)

CNN Indonesia

Editor : Edi Faisol

 

Related posts

Leave a Reply