Penyebaran Covid-19 mulai landai di Merauke

Papua
Ilustrasi pandemi Covid-19 - Pexels.com.

Papua No.1 News Portal | Jubi

Merauke, Jubi – Sebanyak sembilan pasien Covid-19 masih dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah atau RSUD Merauke. Jumlah pasien tersebut jauh menurun daripada dua pekan lalu, yang sebanyak 26 pasien.

Namun, pemerintah setempat tetap mengantisipasi kemungkinan lonjakan kembali pengidap Covid-19 di Merauke. Karena itu, mereka menambah anggaran penanggulangan pandemi Covid-19 pada APBD Perubahan 2020.

Read More

“(Penularan Covid-19) masih perlu diantisipasi walaupun jumlahnya (pasien Covid-19) sudah berkurang. Anggaran (penanganannya) telah ditambah untuk mengantisipasi (lonjakan jumlah pasien Covid-19),” kata Wakil Bupati Merauke Sularso, Selasa (3/11/2020).

Sularso mengatakan pasien Covid-19 selama ini menjadi prioritas dalam pelayanan medis di RSUD Merauke. Banyak pasien kemudian dinyatakan sembuh sehingga tidak ada satu pun yang meninggal dunia.

“Semuanya ditangani (dengan baik) hingga sembuh dan bisa kembali beraktivitas serta berkumpul bersama keluarga. Kami memberi apresiasi setinggi-tingginya kepada tenaga medis (yang merawat pasien Covid-19),” ujar Sularso.

Dia berharap kondisi saat ini semakin membaik. Angka pasien terus menurun sehingga Merauke kembali menjadi zona hijau atau wilayah yang aman dari ancaman penularan Covid-19 di Papua.

Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke Nevil Muskita juga mengonfirmasi bahwa jumlah pasien Covid-19 semakin berkurang di wilayah mereka. Meskipun begitu, Nevil   tetap menghimbau masyarakat mematuhi protokol kesehatan.

“Terjadi penurunan (jumlah) pasien terkonfirmasi (positif Covid-19). Kami berharap Merauke bisa kembali ke (menjadi) zona hijau,” katanya. (*)

 

Editor: Aries Munandar

Related posts