
Papua No. 1 News Portal | Jubi
Jayapura, Jubi – Kementerian Perindustrian Republik Indonesia mendorong para penerima Program Keluarga Harapan (PKH) di Papua agar menjadi wiraswasta. Menteri Perindustrian Airlangga Hartanto mengatakan, pihaknya akan dengan memberi banyak pelatihan keiwrausahaa serta membantu program digitalisasi usaha kecil menengah yang sudah terbentuk.
“Upaya yang kami lakukan membantu dengan pelatihan kewirausahaan dan juga digitalisasi usaha kecil dan menengah kata Airlangga Hartarto di GOR Waringin, Kotaraja, Jumat (8/2/2019) kemarin.
Dijelaskan, pelatihan kewirausahaan dimaksud sesuai dengan program Kementerian Perindustrian pada 2019 untuk mensejahterakan masyarakat khususnya di Papua sehingga bisa mandiri dalam pemenuhan kebutuhan sehari-hari.
“Dengan meningkatkan jumlah digraduasi atau dihapus keanggotaanya sebagai penerima PKH karena dinilai sudah tidak miskin lagi dan keanggotannya digantikan orang lain,” jelasnya.
Menurutnya, pelatihan kewirausahaan dipandang sangat baik dengan mensinergikan penerima PKH sehingga akan lebih banyak lagi PKH yang graduasinya lebih dipercepat karena Pemerintah Indonesia pada 2019 menargetkan 800.000 keluarga yang harus digraduasi.
Kepala Dinas Sosial Kota Jayapura, Irawadi, mengatakan siap memberikan data keluarga yang benar-benar layak sebagai penerima PKH dengan melakukan verifikasi atau pendataan ulang.
“Dengan banyaknya jumlah keluarga penerima manfaat yang akan digraduasi menandakan bahwa program PKH secara perlahan memutus mata rantai kemiskinan di Kota Jayapura. Buktinya, sejak program ini ada dari 2015, angka jumlah kemiskinan di Kota Jayapura dari 14 persen menjadi 11 persen,” ungkapnya.
Untuk itu, Irawadi, beharap agar program pelatihan kewirausahaan yang akan dilakukan oleh Kementerian Perindustrian benar-benar memberikan dampak positif terhadap peningkatan perekonomian penerima PKH.
“Harus didukung karena dampaknya untuk mensejahterakan masyarakat di Kota Jayapura,” imbuhnya. (*)
Editor : Edho Sinaga






