Pencarian terhadap korban kapal tenggelam dihentikan

Papua
Ilustrasi korban tenggelam - Pexel.com.

Papua No.1 News Portal | Jubi

Merauke, JubiTim Pencarian dan Pertolongan menghentikan pencarian terhadap dua kru Kapal Motor Pelita Makmur, yang tenggelam di Perairan Torasi pada pekan lalu. Faktor cuaca menjadi pertimbangan utama mereka dalam memutuskan penghentian tersebut.

“Pencarian terpaksa dihentikan. Ketinggian gelombang (di lokasi pencarian) mencapai 3,5 meter dengan kecepatan angin hingga 60 kilometer/jam sehingga menyulitkan pencarian,” kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Merauke Supriyanto Ridwan, kemarin.

Read More

Kapal Motor Pelita Makmur tenggelam sekitar pukul 20.00 Waktu Papua pada Rabu pekan lalu. Pada saat kejadian, kapal nelayan tersebut berpenumpangkan enam orang, termasuk nahkoda.

Nahkoda beserta tiga kru ditemukan dalam kondisi selamat oleh tim SAR pada hari kedua pencarian. Adapun dua kru lagi masih belum ditemukan keberadaannya.

“Korban yang selamat langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Bunda Pengharapan. Mereka terlihat syok,” ujar Ridwan.

Penghentian pencarian terhadap dua korban tersebut hanya bersifat sementara. Upaya itu bakal dilanjutkan setelah kondisi cuaca di laut membaik.

“Kondisi cuaca kurang bersahabat, dan pencarian akan dilanjutkan kembali (setelah cuaca normal). Selain di sekitar lokasi kejadian, pencarian dilakukan di pesisir pantai dengan melibatkan masyarakat,” Humas Kantor SAR Merauke Darmawan. (*)

 

Editor: Aries Munandar

 

Related posts

Leave a Reply