Pemprov Papua Siapkan Tiga Penjabat Bupati

Asisten bidang Pemerintahan, Hukum dan HAM Sekda Papua Doren Wakerkwa - Jubi Doc
Asisten bidang Pemerintahan, Hukum dan HAM Sekda Papua Doren Wakerkwa – Jubi Doc

Jayapura, Jubi – Setelah Kota Jayapura, kini pemerintah provinsi (Pemprov) Papua sedang mempersiapkan tiga nama penjabat bupati untuk tiga kabupaten, yakni Sarmi, Nduga dan Lanny Jaya.

“Dalam Pilkada serentak gelombang dua 2017, ada empat daerah yang masa jabatan kepala daerahnya sudah habis, tapi Kota Jayapura sudah tinggal tiga kabupaten lagi,” kata Asisten bidang Pemerintahan, Hukum dan HAM Sekda Papua Doren Wakerkwa, di Jayapura, Senin (5/9/2016).

Ia menjelaskan, penunjukan tiga penjabat bupati untuk memfasilitasi Pilkada serentak yang akan berlangsung pada Februari 2017. Sementara tujuh kabupaten lainnya masa jabatan kepala daerahnya belum berakhir, namun harus mengambil cuti.

“Jadi harus menyesuaikan dengan ketentuan, bagi bupati yang belum berakhir masa jabatannya akan mengambil cuti,” ucapnya.

Seperti diketahui 11 kabupaten/kota yang akan menyelenggarakan Pilkada serentak gelombang kedua adalah Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Sarmi, Nduga, Lanny Jaya, Mappi, Yapen, Tolikara, Intan Jaya, Puncak Jaya dan Dogiyai.

Sebelumnya,Gubernur Papua Lukas Enembe meminta kepala daerah di 11 kabupaten/kota yang akan melaksanakan Pilkada serentak gelombang dua 2017, untuk tidak menahan anggaran.

“Saya imbau bupati/wali kota untuk tidak lakukan ini,” kata Lukas Enembe saat memimpin rapat persiapan Pilkada serentak gelombang dua, di Jayapura, Jumat (2/9/2016).

Enembe tekankan, sebagai kepala daerah harus sanggup menyiapkan anggaran lewat KPU kabupaten/kota, karena itu sudah wajib hukumnya. “Jangan karena mau maju atau sebagainya, kau tidak mau siapkan anggaran, itu tidak boleh,” ucapnya.

Menanggapi itu, Gubernur Enembe berharap, kepala daerah di 11 kabupaten/kota yang akan melaksanakan Pilkada, seluruh anggarannya sudah tersedia dan telah disepakati dengan KPUD dan Bawaslu.

“Harus sudah siap, jangan dana masuk kau kasih habis, ingat KPU dan lainnya sesuai dengan kesepakatan yang sudah dibicarakan sebelumnya,” kata Enembe. (*)

Related posts