Pemprov Papua minta rumah sakit regional berperan aktif

Jubi | Tetap No. 1 di Tanah Papua

Jayapura, Jubi – Pemerintantah Provinsi Papua melalui Dinas Kesehatan meminta rumah sakit regional yang ada di beberapa kabupaten di wilayahnya untuk ikut berperan aktif dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua, Aloysius Giyai mengatakan peran aktif harus dilakukan untuk memperpendek pelayanan kesehatan di Papua.

"Keberadaan rumah sakit regional harus menjadi perhatian semua pihak, karena keberadaan rumah sakit diharapkan mampu memperpendek pelayanan kesehatan kepada masyarakat," kata Giyai kepada wartawan, di Jayapura, Jumat (16/6/2017).

Ia menilai, rumah sakit regional yang berada di Biak, Merauke, Wamena, Mimika dan Nabire telah memberi pelayanan yang maksimal, namun harus ada peningkatan fasilitas maupun Sumber Daya Manusia (SDM).

Giyai mengatakan diera kepemimpinan Gubernur Papua Lukas Enembe, dana otonomi khusus diberikan 15 persen untuk menata dan melayani kesehatan di Papua. “Tugas kami, baik yang sedang kami lakukan maupun yang akan kami lakukan, berorientasi pada pelayanan," ucapnya.

Untuk itu, dirinya berharap jajaran petugas di bidang kesehatan di Papua mampu melaksanakan tugas pelayanan kesehatan, walaupun dengan medan yang sangat berat.

Secara terpisah, Gubernur Papua, Lukas Enembe mengatakan dalam menghadapi masalah dan tantangan kesehatan di Papua diperlukan percepatan pembangunan kesehatan dan terobosan yang dapat langsung dirasakan masyarakat.

"Dinas kesehatan harus membuat terobosan yang terukur dalam waktu relatif singkat serta hasilnya bisa langsung dirasakan oleh masyarakat seperti masalah penurunan angka kematian anak, angka kematian ibu, dan angka kematian balita," kata Enembe.

Menurutnya, terobosan-terobosan yang telah dilakukan pemerintah untuk memajukan kesehatan di Papua diantaranya kartu Papua sehat dan sistem rujukan, jaminan 1000 hari pertama kehidupan, layanan kesehatan terbang dan terapung yang disebut pelayanan kaki telanjang dan dukungan pelaksanaan bantuan operasional kesehatan. (*) 

Related posts