PBB sebut Afghanistan di ambang bencana kemanusiaan

PBB Papua
Ilustrasi PBB, pixabay.com

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jenewa, Jubi – Perserikatan  bangsa-bangsa PBB sebut ancaman bencana kemanusiaan di Afghanistan saat Taliban bergerak maju memaksa ratusan ribu orang meninggalkan rumah saat kondisi kelaparan yang meluas.  Tercatat Taliban menguasai kota-kota terbesar kedua dan ketiga Aghanistan ketika kedutaan-kedutaan besar negara Barat bersiap mengirim pasukan untuk membantu evakuasi staf, meski PBB menyebutkan bahwa 320 stafnya akan tetap berada di sana.

Read More

“Kami khawatir (kondisi) terburuk belum terjadi dan gelombang kelaparan yang lebih besar segera mendekat… Situasi ini mempunyai ciri-ciri bencana kemanusiaan,” kata Thomson Phiri dari Program Pangan Dunia saat konferensi pers singkat PBB, Jumat, (13/8/2021) kemarin.

Baca juga : Jurnalis peraih Pulitzer tewas tertembak pasukan Taliban

Kondisi terbaru bentrok Taliban-Afghanistan, mayat bergelimpangan di jalan

AS sahkan RP1,4 triliun dana darurat pengungsi di Afghanistan

Badan pengungsi PBB menyebut lebih dari 250 ribu orang terpaksa meninggalkan rumah mereka sejak Mei lalu. “Sebanyak 80 persen di antaranya adalah perempuan dan anak-anak,” ungkap Shabia Mantoo dari Badan Pengungsi PBB.

Banyak pihak yang melaporkan pemerasan oleh kelompok bersenjata selama dalam pelarian dan harus menghindari bom rakitan di sepanjang jalan utama. Pejabat PBB lain mengatakan ribuan orang beramai-ramai pergi dari daerah pedesaan menuju ibu kota Kabul dan pusat kota lainnya untuk mencari perlindungan.

“Mereka tidur tanpa atap, di taman-taman dan tempat-tempat umum,” kata Jens Laerke, juru bicara Kantor Koordinasi Urusan Kemanusiaan PBB (OCHA).

Pejabat Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melaporkan dua kali lipat kasus trauma dalam dua hingga tiga bulan belakangan di fasilitas kesehatan yang mereka dukung. Ia juga menyuarakan kekhawatiran soal krisis pasokan obat dan mengaku sedang melatih staf medis untuk menangani korban massal. (*)

Editor : Edi Faisol

Related posts