Papua No.1 News Portal | Jubi
Jakarta, Jubi – Dewan Keamanan perserikatan bangsa-bangsa atau PBB menjegal langkah Rusia yang mengajukan rancangan resolusi berisi seruan soal akses bantuan dan pelindungan warga sipil di Ukraina. Usulan itu terjegal dalam pemungutan suara yang digelar pada Rabu (23/3/2022) kemarin.
Tercatat dalam pemungutan itu ada hanya Rusia dan Cina yang menyetujui sementara sisanya memilih abstain.
Baca juga : Invasi Rusia ke Ukraina PBB kemungkinan gelar pemungutan suara
PBB gelar sidang penyelidikan aktivitas laboratorium biologis AS di Ukraina
Ukraina tarik pasukan dari misi perdamaian PBB perkuat pertahanan serangan Rusia
Sedangkan resolusi rancangan Rusia itu tidak menyebut-nyebut soal peranan Moskow dalam krisis Ukraina. “Kalau Rusia memang peduli soal kondisi kemanusiaan, seharusnya mereka berhenti mengebom anak-anak dan berhenti melancarkan taktik pengepungan. Tapi ternyata tidak demikian,” kata Duta Besar Inggris untuk PBB Barbara Woodward usai pemungutan suara, dikutip Antara dari Reuters .
Rusia selama ini membantah menjadikan warga sipil sebagai target serangannya. Moskow sebelumnya membatalkan pemungutan suara di Dewan Keamanan yang dijadwalkan Jumat (18/3/2022) pekan lalu, setelah menuding negara-negara Barat melancarkan tekanan yang belum pernah terjadi sebelumnya. (*)
Editor : Edi Faisol
