Papua No. 1 News Portal | Jubi
Sentani, Jubi – Para Atletik Papua menambah satu medali medali emas dari nomor lari 100 meter putra ( T36) yang disumbangkan oleh Zeth Karawi Baransano di Stadion Lukas Enembe Kampung Harapan Distrik Sentani Timur, Rabu (10/11/2021).
Masuk urutan pertama, Zeth membukukan waktu 12.32 detik lebih jauh dari rekannya Guntur Haryanto asal Jawa Tengah dengan catatan waktu 13.35 sebagai runner-up.
Zeth yang ditemui usai perlombaan mengaku sangat senang dan bangga, bisa memberikan yang terbaik bagi Paralimpik Papua.
Menurutnya, hasil terbaik ini tidak terlepas dari latihan rutin yang ketat selama setahun serta dukungan dari orang -orang terdekatnya. ” Terimakasih Tuhan yesus, bapa dan mama, pelatih terbaik saya dan seluruh teman-teman paraatletik yang sedang berlomba di Peparnas Papua, ” ujar Zeth.
Zeth juga mengaku, untuk nomor lari 100 meter putra T36 yang diikutinya ini tidak memiliki lawan berat. Sehingga sejak awal sudah ditargetkan untuk membawa satu medali emas.
Dikatakan, hanya catatan waktu yang meleset dari target, tadi di final masuk urutan pertama 12 detik, sementara dalam sesi latihan biasanya masuk 10 detik untuk 100 meter.
” Hasil ini sudah yang terbaik, masih ada satu nomor lari lagi untuk 200 meter putra. Mohon dukungan semua pihak bagi saya tetapi juga bagi semua teman-teman paraatletik Papua yang berjuang di lintasan, ” katanya.
Sementara itu, Ibrahim, pelatih Para Atletik Papua mengatakan, untuk kelas T36 lari 100 meter putra , Zeth telah memberikan yang terbaik dari latihannya selama ini. Tanpa beban di atas lintasan tadi, Zeth mampu memberikan jarak yang berarti dari lawan-lawannya.
” Untuk kelas T34 memang spesialnya, akkirnya Papua menambah satu medali emas dari atletik. Mohon dukungan dan doa dari seluruh masyarakat Papua untuk para atletik kita yang sedang berlaga di Peparnas Papua, hingga 13 november mendatang, ” tutupnya.
Pada nomor lari 100 meter putra T34, medali emas direbut oleh Zeth Karawi Baransano ( Papua) Medali perak direbut oleh Guntur Haryanto ( Jateng), Medali Perunggu oleh Unggul Primbodo (Jateng). (*)
Editor: Syam Terrajana






