Papua No. 1 News Portal | Jubi
Jayapura, Jubi – Klub kontestan kompetisi Liga 2 2020 asal Papua, PSBS Biak, tak terlalu mengeluhkan penundaan kompetisi hingga sebulan ke depan. Pasalnya, tim Napi Bongkar ini memilih memanfaatkan jeda waktu tersebut untuk mematangkan persiapan dan mencari lawan tanding yang sepadan untuk ujicoba.
Pelatih PSBS asal Argentina, Juan Marcelo Cirelli, mengungkapkan bermain kapan saja tak menjadi masalah bagi timnya. Bahkan ia mengaku timnya akan tetap berlaga tanpa beban.
“Main bulan Oktober atau November sama saja, kita tetap latihan dan kerja sekeras mungkin setiap hari, kapan saja mau kick off Liga 2, PSBS tetap siap bertanding all out,” ujar Cirelli kepada Jubi, Kamis (1/10/20).
Eks bek Persidafon Dafonsoro ini menuturkan timnya akan memanfaatkan penundaan kompetisi untuk mematangkan persiapan dari berbagai aspek yang masih dianggap kurang. Persoalan sulitnya mendapatkan lawan ujicoba juga sedikit keluhkan olehnya.
“Kita masih perlu perbaiki masalah transisi pemain, tapi saya yakin kalau kita bisa perbaiki itu. Susah cari lawan di sini (Biak), tapi hari Sabtu mungkin kita akan dapat lawan,” terangnya.
Baca juga: Lanjutan kompetisi Liga 1 dan Liga 2 batal bergulir 1 Oktober
Sementara itu, sang kapten, Patrias Rumere Junior, mengatakan penundaan tersebut sedikit menghadirkan kerugian bagi skuad-nya dari segi teknis. Pasalnya, mereka sudah melakukan persiapan sejak jauh hari dan hanya tinggal mengarungi kompetisi.
“Kalau rugi sih iya, tapi ruginya dalam tahap teknis di lapangan, karena posisinya kita sudah di tahap persiapan pertandingan dan tiba-tiba ditunda lagi,” ungkap Patrias.
Soal perkembangan performa timnya, ia menganggap masih perlu sedikit peningkatan. Terlebih, mereka juga masih kesulitan mencari lawan ujicoba.
Untuk itu, dirinya berharap dengan adanya penundaan kompetisi juga bisa dimanfaatkan untuk bertolak ke daerah Papua lainnya guna mencari lawan ujicoba yang sepadan.
“Perkembangan sedikit baik Bang, tetapi kalau ujicoba di Biak kita tidak bisa ukur sejauh mana kemampuan kita, karena tidak ada lawan ujicoba yang sepadan. Jadi belum bisa jadi ukuran juga buat kita pemain dan pelatih. Semoga penundaan ini juga bisa kita manfaatkan untuk tur Papua, mungkin ke Jayapura cari lawan yang cukup baik,” pungkasnya.
Seperti diketahui, PSSI mengumumkan kompetisi Liga 1 dan Liga 2 2020 ditunda. Keputusan tersebut diambil oleh PSSI karena tak mendapatkan izin dari pihak kepolisian karena alasan pandemi Covid-19. PSSI pun telah memohon kepada Menpora RI agar kompetisi bisa digelar pada November nanti. (CR-4)
Editor: Dewi Wulandari






