Tertahan tiga bulan di Jayapura, 364 warga Sorong Raya akhirnya bisa pulang

Papua-KM Dobonsolo
KM Dobonsolo yang membawa 364 warga Sorong Raya yang tertahan hampir tiga bulan di Jayapura akibat penbatasan mobilitas manusia karena pandemic Covid-19 – Jubi/semarak.id

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Sorong, Jubi – Sebanyak 364 warga Sorong Raya, Papua Barat, akhirnya bisa pulang setelah tertahan selama sekitar tiga bulan di Jayapura, Papua, akibat penerapan kebijakan pembatasan mobilitas warga untuk mencegah penyebaran korona.

Bersama 25 orang dari Serui-Papua mereka menumpang KM Dobonsolo menuju Sorong dan tiba di Pelabuhan Umum Kota Sorong pada Kamis (18/6/2020).

Read More

Wali Kota Sorong, Lambert Jitmau, bersama personel Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Sorong menyambut kedatangan mereka di Pelabuhan Umum Kota Sorong.

Wali Kota Jitmau mengatakan bahwa pemerintah kota berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Papua dan Pelni dalam upaya memulangkan warga yang tertahan selama sekitar tiga bulan di Jayapura.

Menurut dia, warga Sorong Raya yang tiba dari Jayapura pada Kamis berasal dari Kota Sorong serta Kabupaten Maybrat, Tambrauw, Sorong Selatan, dan Raja Ampat.

“Saya berharap berikutnya kepala-kepala daerah di wilayah Sorong Raya mengirim tim medis ke Kota Sorong agar melakukan pemeriksaan kesehatan sekaligus menjemput warga pulang ke daerah masing-masing,” katanya. (*)

Editor: Dewi Wulandari

Related posts