Papua No. 1 News Portal | Jubi
Jayapura, Jubi – Agenda akhir yang menentukan kesiapan sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) XX telah selesai. Provinsi Papua menuai dukungan dari para delegasi dalam Chef de Mission (CdM) meeting II yang berlangsung selama tiga hari, di Suni Lake Garden, Sentani, Kabupaten Jayapura, 7 – 9 April 2021.
Para delegasi yang hadir di CdM meeting II yang merupakan utusan dari seluruh KONI daerah di Indonesia satu suara menyatakan dukungan mereka untuk kesuksesan PON XX di Tanah Papua yang akan dihelat pada Oktober tahun ini.
Para delegasi mengaku puas dan optimis dengan kesiapan Papua sebagai tuan rumah hajatan olahraga akbar di Indonesia itu, setelah mendengarkan pemaparan dari bidang-bidang Panitia Besar PON XX dan Sub PB PON di 4 klaster.
KONI DKI Jakarta yang diwakili Kepala Binpres, Khaeroni berharap pelaksanaan PON XX di Tanah Papua nantinya dapat berjalan sukses dan melahirkan atlet-atlet daerah potensial.
Baca juga: Berharap Papua bisa melejit, Sumbar target 10 besar di PON XX
“Kami rasa sudah tidak ada kendala lagi, mudah-mudahan Oktober nanti Papua bisa sukses menggelar PON XX dan melahirkan atlet-atlet nasional,” kata Khaeroni.
KONI Sumatera Utara yang diwakili Ketua Umumnya, John Ismadi Lubis juga menyampaikan dukungannya. Menurutnya, walaupun masih ada sejumlah kekurangan, namun Papua pasti akan bisa membenahinya sebelum pelaksanaan PON XX.
“CdM kedua ini kami mempersatukan persepsi terhadap hak dan tanggung jawab baik sebagai peserta maupun PB PON. Dan selama tiga hari CdM meeting saya yakin Papua mampu dan tidak ada masalah lagi. Kami yakin PB PON akan membantu seluruh peserta dan menyelesaikan persoalan walaupun kalau ada permasalahan kami pun cukup siap untuk mengantisipasi apa yang akan terjadi tapi kami doakan PON ini bisa kita sukseskan, dan saya yakin dengan tekad PB PON kita pasti sukses dan ketemu nanti di PON Sumut – Aceh,” kata Lubis.
Delegasi Sulawesi Tengah, Edison Ardiles yang merupakan Kepala Sekretariat KONI Sulawesi Tengah juga mempertegas dukungan mereka untuk kesuksesan PON XX di Tanah Papua. Edison mengaku sangat-sangat puas dengan pemaparan seluruh bidang dan Sub PB PON 4 klaster di CdM meeting II.
Baca juga: Bupati Jayapura: PB PON XX Papua harus jelaskan tugas dan fungsi Sub PB PON
“Tahun lalu saya datang ke sini masih banyak kekurangannya, tapi sekarang syukurlah berkat usaha dan kerja keras PB PON sedikit demi sedikit dan saya sangat yakin PON yang akan dilaksanakan di Tanah Papua menjadi yang terbaik. Kami Sulawesi Tengah tidak ada kata tidak mendukung, kita harus sukses dalam kebersamaan demi kesuksesan PON XX di Papua,” tekannya.
Mewakili Pulau Kalimantan, Wakil Ketua KONI Kalimantan Barat, Sarpani juga melayangkan pujiannya terhadap kesuksesan Provinsi Papua sebagai tuan rumah PON XX. Meskipun menurutnya masih ada sejumlah kekurangan, namun ia meyakinkan kepada Papua bahwa semua kekurangan itu pasti akan dilengkapi sebelum hari H nantinya.
“Dari awal saya berbicara kepada teman teman di Papua setiap penyelenggaraan PON pasti ada kekurangan, jadi kalaupun kali ini PON di Papua ada kekurangan itu biasa, tapi selama kita mengikuti CdM meeting kedua ini, segala perubahan sudah jelas pada saat nanti kita datang ke sini lagi atau rapat koordinasi semua permasalahan yang ada semua bisa teratasi dan Kalimantan selalu siap mensukseskan dan mendukung pelaksanaan PON XX di Papua,” ujar Sarpani.
Wakil Ketua II KONI Bali, Maryoto Subekti enggan banyak berkomentar. Dia sangat mengaku puas dengan kesiapan Papua sebagai tuan rumah. “Kita sudah mendengarkan paparan dari masing-masing bidang dan Sub PB PON, sehingga kita mempunyai bayangan tentang PON XX nantinya, dan CdM ini merupakan pintu gerbang kesuksesan PON nanti. Tidak ada alasan untuk tidak sukses,” kata Maryoto.
Baca juga: Dinkes Papua terus kirim vaksin COVID-19 ke 4 kluster PON
Wakil Ketua Umum IV Bidang Prestasi (Binpres) KONI Jawa Timur, Irmantara Subagyo yang menjadi delegasi Jawa Timur juga memberikan apresiasinya terhadap kerja keras Papua dan Panitia Besar PON XX dalam menyiapkan diri sebagai tuan rumah.
“Kami mengapresiasi dan sangat menghargai kerja keras dari PB PON dan Sub PB PON Papua. Kami juga antusias serta optimis bahwa PON di Tanah Papua bisa terlaksana dengan baik. Secara teknis, tidak ada catatan dari kami. Tetapi dari pemaparan-pemaparan CdM meeting memang ada kendala, seperti yang disampaikan oleh Ketua Sub PB PON, Wali Kota Jayapura, kendalanya hanya komunikasi saja. Mudah-mudahan di sisa waktu yang ada, bisa diselesaikan dengan baik,” ujar Subagyo.
Senada juga diucapkan delegasi Provinsi Maluku. Ketua Harian KONI Maluku, Agus Lomo menyatakan dukungannya untuk ikut mensukseskan PON XX di Tanah Papua. Walaupun ia menilai masih ada beberapa catatan yang harus dibenahi oleh tuan rumah, namun Lomo berharap hajatan olahraga akbar di Indonesia itu dapat berjalan lancar dan aman.
“Saya kira sudah cukup baik, walau memang ada beberapa hal yang perlu diperbaiki lagi dalam rangka untuk mensukseskan PON XX biar berjalan dengan aman lancar dan terkendali, karena ini harapan kita semua. Jadi kami dari Maluku tetap mendukung penyelenggaraan PON XX di Tanah Papua ini bisa berjalan sukses,” tandasnya.
PB PON Berusaha Maksimal
Mendapatkan respons positif dari para delegasi seluruh Provinsi di Indonesia, Ketua Harian Panitia Besar PON Papua, Yunus Wonda berjanji pihaknya akan berusaha semaksimal mungkin untuk mewujudkan penyelenggaraan PON XX yang sukses.
Meski mengakui kesiapan Papua belum sepenuhnya 100 persen, namun ia optimis Provinsi Papua akan membuat yang terbaik dalam melayani seluruh Provinsi di Indonesia pada iven PON XX, Oktober mendatang.
“Ada banyak catatan yang diberikan kepada kami sebagai tuan rumah dan ini menjadi hal yang sangat positif sebagai kami sebagai tuan rumah untuk melihat berbagai masukan untuk membuat kami lebih bagus ke depan. Di dalam persiapan kami sebagai tuan rumah tentu banyak hal yang masih harus kita siapkan, kami belum katakan bahwa kami 100 persen, tapi kami terus bekerja untuk capai 100 persen,” kata Wonda.
Baca juga: Kontingen Jawa Timur sebut persaingan di PON XX Papua akan ketat
“Kami mungkin tak lebih sempurna dari provinsi lain, tidak ada fasilitas yang luar biasa. Tapi kami akan berusaha berikan yang terbaik. Karena ini satu-satunya PON pertama di Indonesia Timur. Satu mimpi besar bagaimana membuat Papua sebagai tuan rumah. Apapun kekurangan kami itulah konsekuensi kami, semua karena seluruh Provinsi telah menunjuk kami sebagai tuan rumah dan itu kepercayaan besar bagi kami. Kami sampaikan kepada para kontingen bahwa kita masyarakat Papua siap untuk menyambut dan kami minta seluruh delegasi memastikan dan meyakinkan kepada seluruh atletnya jangan ragu dan jangan takut,” sambungnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana CdM meeting II yang juga selaku Wakil Ketua Bidang I PB PON, Yusuf Yambe Yabdi berharap dukungan dari semua delegasi dapat menimbulkan optimisme dari seluruh pihak, termasuk masyarakat Indonesia.
‘Mudah-mudahan dengan optimisme yang disuarakan oleh masing-masing provinsi ini menjadi optimisme kita semua dan seluruh rakyat Papua dan bangsa Indonesia untuk mensukseskan PON XX,” kata Yambe Yabdi. (*)
Editor: Jean Bisay






