MSG dan Persemakmuran akan awasi pemilu PNG

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1,

Honiara, Jubi – Kelompok Melanesian Spearhead Group (MSG) dan kelompok pengawas dari Persemakmuran (Commonwealth Observer Group) akan bertolak ke Papua Nugini untuk mengawasi jalannya pemilu nasional.

Kelompok MSG akan dipimpin oleh mantan perdana menteri Kepulauan Solomon, Sir Francis Hilly. Ia akan didampingi oleh tim yang terdiri dari mantan presiden Fiji, Ratu Epeli Nailatikau dan beberapa pejabat komisi pemilu Fiji, Vanuatu, Kepulauan Solomon dan beberapa anggota biro politik dari Kaledonia Baru.

Sementara, Commonwealth Observer Group akan dipimpin oleh mantan gubernur jenderal Selandia Baru, Sir Anand Satyanand. Menurut Sekretaris Jenderal Commonwealth, Patricia Scotland, ia mengirim 12 orang anggota pengawas dalam misi tersebut setelah mereka memperoleh undangan resmi dari pemerintah Papua Nugini.

Peringatan

Pemilu nasional Papua Nugini akan jatuh pada 24 Juni dan berlangsung selama 10 hari. Pemimpin oposisi, Don Polye mengingatkan Ketua Komisi Pemilu, Patilias Gamato agar mampu menjaga amanat untuk memimpin KPU. “Ia harus diingatkan bahwa ia tengah memimpin jalannya pemilu bagi rakyat kita. Ini berhubungan dengan masa depan mereka selama lima tahun mendatang. Gamato telah kehilangan legitimasinya sebagai penyelenggara pemilu yang bebas, adil, demokratis dan aman,” ujarnya.

Polye mencak-mencak terhadap Gamato terkait dengan keputusannya menunjuk kembali petugas KPU di Kagua-Erave yang jelas bermasalah di masa lalu. Selain di Kagua-Erave, Gamato juga menunjuk petugas KPU yang pernah bermasalah di Kandep.

“Bagaimana mungkin Gamato berharap pada orang-orang seperti itu akan menjalankan pemilu yang independen, aman, bebas dan adil ketika mereka sudah terbukti tidak layak?” ujarnya.

Polye berharap agar lembaga pengawas pemilu internasional dapat memberikan catatan pada rekam jejak Gamato selaku ketua KPU. **

Related posts