Mandacan imbau seluruh masyarakat Papua Barat segera divaksin covid-19

Papua
Warga kampung Arowi Distrik Manokwari Timur terima paket bahan pokok dari Gubernur Mandacan karena bersedia disuntik vaskin COVID-19. (Jubi/Hans Arnold Kapisa).

Papua No.1 News Portal | Jubi

Manokwari,  Jubi – Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan di Manokwari, mengajak warga yang belum divaksin COVID-19, agar mendatangi tempat-tempat pelayanan vaksinasi terdekat.

Hal ini kembali ditegaskan Gubernur Dominggus Mandacan pada serbuan vaksinasi COVID-19 massal bagi masyarakat kampung Arowi Distrik Manokwari Timur kabupaten Manokwari, Kamis (8/7/2021).

Read More

Gubernur mengatakan Pemerintah Papua Barat menyasar masyarakat umum untuk difokuskan pada program serbuan vaksinasi COVID-19 selama 14 hari masa PPKM.

Serbuan vaksinasi tersebut, kata Gubernur, bertujuan membentuk kekebalan komunal ditengah tingginya penyebaran virus korona di ibukota provinsi tersebut.

“Kasus aktif Manokwari tertinggi di Papua Barat, oleh karena itu pemerintah bersama TNI/POLRI bergerak bersama melaksanakan serbuan vaksinasi dengan mendatangi daerah permukiman warga secara bergiliran,” kata Gubernur.

Gubernur Dominggus Mandacan menyatakan bahwa kebijakan Pemerintah melalui program serbuan massal vaksinasi COVID-19 harus dimanfaatkan oleh masyarakat, mengingat salah satu syarat kesehatan masyarakat dalam melakukan perjalanan adalah bukti telah (sudah) divaksin.

“Masyarakat jangan salahkan Pemerintah jika tidak diizinkan bepergian ke daerah lain karena tidak memenuhi salah satu syarat kesehatan [vaksinasi] periode PPKM di daerah ini,” kata Mandacan pula.

Selanjutnya dalam serbuan massal vaksinasi COVID-19, Gubernur Papua Barat turut menyalurkan 500 paket bahan pokok (bapok) kepada warga masyarakat lokal di kampung Arowi yang berhak menerima sesuai data pemerintah kampung tersebut.

“Bapok ini merupakan kepedulian Pemerintah provinsi Papua Barat untuk meringankan beban keluarga kurang mampu yang mendatangi tempat pelayanan vaksknasi, dan sudah divaksin,” kata Dominggus Mandacan.

Kepala kampung Arowi Distrik Manokwari Timur George Krey, tak menampik bahwa sebagian besar warganya belum bersedia disuntik vaksin COVID-19.

Kondisi itu dijelaskan Krey dengan minimnya antusias warga kampung Arowi mendatangi tempat pelayanan vaksknasi COVID-19 yang dipusatkan di halaman SD Inpres 45 Arowi Manokwari Timur.

“Memang masih butuh waktu untuk mengajak seluruh warga masyarakat divaksin sebagaimana program Pemerintah saat ini. Warga saya masih ada yang beda pemahaman terkait keamanan vaksin COVID-19. Itu pilihan dan hak mereka (warga) yang tidak bisa saya paksakan,” kata George Krey. (*)

Editor: Edho Sinaga

Related posts