Papua No. 1 News Portal | Jubi
Purwokerto, Jubi – Universitas Muhammadiyah Purwokerto atau UMP menerjunkan 137 mahasiswa sebagai sukarelawan untuk membantu percepatan penanganan Covid-19 di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Relawan dari mahasissa itu yang sebagian besar siap melaksanakan kuliah kerja nyata (KKN) sebelumnya dibekali kemampuan akademik, praktik dan kemampuan lain agar menjadi sukarelawan.
“Jadi, kemarin itu ada permintaan dari Dinas Kesehatan untuk membantu teman-teman tenaga kesehatan, untuk bisa terlibat dalam percepatan penanganan COVID-19,” kata Wakil Rektor UMP Bidang Akademik dan Kerja Sama, Aman Suyadi, Kamis, (8/7/202).
Baca juga : Papua siapkan 500 relawan hadapi Covid-19
Ini penyebab relawan vaksin Covid-19 mundur dari uji klinis
Relawan tetap mengajar saat pandemi Covid-19
Relawan mahasiswa itu akan bekerja 32 hari, yang secara akademik diakui setara dengan KKN. “Mereka dapat tiga satua kredit semester (SKS) setelah melaksanakan jadi sukarelawan ini,” kata Aman menambahkan.
Sebanyak 137 mahasiswa tersebut akan disebar ke 16 lokasi, antara lain rumah karantina dan 10 Puskesmas yang ada di Kabupaten Banyumas.
Bupati Banyumas Achmad Husein mengatakan Pemerintah Kabupaten Banyumas berencana akan memberikan piagam penghargaan kepada mahasiswa yang turut menjadi sukarelawan percepatan penanganan Covid-19 di Kabupaten Banyumas.
“Piagam itu sebagai ucapan terima kasih telah berdedikasi untuk pengabdian sebagai sukarelawan penanganan COVID-19,” kata Husein.
Ia mengharapkan adanya keterlibatan sukarelawan dari perguruan tinggi lainnya yang memiliki Fakultas Kedokteran, Ilmu Kesehatan, dan Keperawatan yang ada di Kabupaten Banyumas.
“Targetnya sebanyak-banyaknya. Kalau dilihat dari potensi, 1.000 orang juga bisa,” katanya. (*)
Editor : Edi Faisol
