Papua No. 1 News Portal | Jubi
Makassar, Jubi- PT Biro Klasifikasi Indonesia (BKI) (Persero) mengatakan untuk wilayah Makassar saat ini belum memiliki kapal pelayaran internasional berukuran GT 500 ke atas yang masuk dalam daftar prioritas sertifikasi statutoria.
Kepala Cabang BKI Makassar, Budiman di Makassar, Selasa ( 10/4/2018), mengatakan untuk kapal ukuran GT 500 ke atas yang menjadi fokus dilakukan sertifikasi statutoria itu umumnya berada di Jakarta dan Surabaya.
"Untuk jumlah kapal pelayaran internasional berbendera Indonesia itu kurang lebih 100 buah, dan kapal tersebut umumnya berada di Jakarta dan Surabaya," katanya.
Dengan kondisi tersebut, pihaknya mengaku belum mempersiapkan diri untuk melakukan proses sertifikasi di Makassar.
Direktorat Jenderal Perhubungan Laut dan BKI belum lama ini telah menjalin kerjasama untuk kegiatan survei dan sertifikasi statutori kapal berbendera Indonesia.
Survei dan sertifikasi statutoria pada kapal berbendera Indonesia bertujuan untuk menertibkan dan memudahkan melakukan pemantauan yang dilakukan pemerintah.
Pelaksanaan sertifikasi tersebut juga bertujuan agar kapal Indonesia baik yang berlayar di dalam negeri maupun luar negeri memenuhi ketentuan konvensi International Maritime Organization (IMO).
Persoalan survei dan sertifikasi sendiri sebenarnya sudah lama dilakukakan di Indonesia. Namun selama ini masih memalui Perhubungan Laut yang kemudian tugas tersebut diserahkan ke BKI.
Dirinya juga mengakui jika pada dasarnya masih bingung apakah sertifikasi ini berlaku kepada seluruh kapal dengan ukuran GT 500 keatas termasuk pelayaran di wilayah perairan Indonesia ataukah hanya bagi kapal yang pelayaran internasional.
"Namun untuk kapal pelayaran internasional memang saya kira belum ada sehingga belum memiliki persiapan khusus," . (*)
