
Papua No. 1 News Portal | Jubi
Jayapura, Jubi – Mahasiswa baru (Maba) di Universitas Sains dan Teknologi Jayapura (USTJ) diwajibkan menggunakan noken setiap hari ke kampus, sebagai bentuk kecintaan terhadap budaya Papua.
Kebijakan ini pun terlaksana sesuai keputusan bersama pimpinan mahasiswa Universitas Sains dan Teknologi Jayapura (USTJ) dalam hal ini Panitia Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru (PKKMB).
“Maba (mahasiswa baru) wajib membawa Noken pada saat dimulainya PKKMB mulai dari tanggal 12-17 Agustus 2017,” Kata Alexander Gobai, Presiden mahasiswa Universitas Sains dan Teknologi Jayapura (USTJ) kepada Jubi, Senin (12/8/2019).
Menurutnya, Noken memiliki filosofi yang tinggi dan juga sebagai identitas serta jati diri orang Papua, yang seharusnya dijaga dan digunakan serta dilindungi dengan baik.
“Ia, Noken sebagai mama dan itu sebagai bentuk jati diri seseorang untuk terus menerus dikenal secara pribadi yang benar, ” katanya.
Gobai berharap, penggunaan Noken tak hanya saat PKKMB saja, melainkan digunakan oleh setiap mahasiswa USTJ khususnya Maba, di setiap momen ataupun kegiatan.
Ke depan, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) USTJ akan menerapkan peraturan khusus yang mewajibkan mahasiswa menggunakan Noken setiap hari Kamis, sebagai wujud USTJ menghargai jati diri bangsa Papua.
Sementara itu Abisai Rollo, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Jayapura mengimbau kepada mahasiswa dan masyarakat Papua untuk menggunakan noken sebagai bagian dari melestarikan warisan budaya.
“Saya ingatkan kepada seluruh mahasiswa untuk selalu menggunakan noken di lingkungan kampus,” ujarnya beberapa waktu lalu. (*)
Editor: Edho Sinaga






