Kuota BBM subsidi habis sebelum waktunya

Antrean kendaraan yang akan mengisi BBM di depan SPBU Sentani - Jubi/Engel Wally
Ilustrasi antrean kendaraan bermotor di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) – Jubi/Engel Wally.

Papua No.1 News Portal | Jubi

Serui, Jubi – Masyarakat Kepulauan Yapen disarankan menggunakan bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi. Pengalihan konsumsi tersebut untuk menyiasati kelangkaan BBM saat ini.

Read More

“Kuota BBM bersubsidi (untuk Kepulauan Yapen) telah mencapai batas (habis). Namun, Pertamina telah menyediakan BBM pengganti (nonsubsidi), yakni pertalite dan dexlite,” kata Sekretaris Daerah Kepulauan Yapen Alexander Nussy, seperti dikutip kepyapenkab.go.id, Selasa (31/12/2019).

Kepastian mengenai batas kuota 2019, dan ketersediaan BBM nonsubsidi tersebut diperoleh setelah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Yapen berkoordinasi dengan pihak Pertamina Serui.  Penjelasan dari pihak Pertamina itu sekaligus mengungkapkan penyebab kelangkaan BBM bersubsidi pada akhir-akhir ini.

“BBM nonsubsidi, seperti pertalite dan dexlite tersedia di SPBN (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan) Serui Laut dan Cina Tua. Masyarakat bisa membelinya di sana,” lanjut Nussy.

Pertamina Serui memastikan pasokan BBM nonsubsidi tersedia dan cukup untuk memenuhi kebutuhan warga Kepulauan Yapen. Adapun BBM bersubsidi tidak mungkin lagi ditambah kuotanya lantaran pengalokasiannya telah ditetapkan melalui APBN.

Namun demikian, Pemkab Kepulauan Yapen berharap pihak Pertamina mengawasi ketat penyaluran BBM bersubsidi. Hal itu untuk mencegah aksi spekulatif atau praktik penimbunan. (*)

 

Editor: Aries Munandar

Related posts

Leave a Reply