
Papua No. 1 News Portal | Jubi
Jayapura, Jubi – Pada Selasa (21/4/2020), Satuan Tugas Covid-19 Papua mengonfirmasi 12 kasus baru positif korona di Papua. Tambahan 12 kasus baru itu membuat total kasus positif korona bertambah menjadi 119 kasus yang tersebar di 11 kabupaten/kota di Papua. Secara akumulatif, kasus positif korona terbanyak ditemukan di Kabupaten Mimika, sebanyak 36 kasus.
Dalam keterangan persnya di Jayapura, Selasa, juru bicara Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Papua, dr Silwanus Sumule SpOG mengatakan 12 kasus baru yang terkonfirmasi pada Selasa itu tersebar di Kabupaten Mimika (5 kasus), Biak Numfor (2 kasus), Keerom (2 kasus), Kota Jayapura (1 kasus), Kabupaten Jayapura (1 kasus), dan Boven Digoel (1 kasus). Sumule menyatakan terkonfirmasinya 12 kasus baru positif korona itu dapat dilihat sebagai hal yang positif, di mana petugas kesehatan di Papua bekerja maksimal dalam mencari, menemukan, dan menjalankan tes.
Akan tetapi, di sisi lain temuan kasus baru itu juga menunjukkan penularan masih terus terjadi di tengah masyarakat. “[Temuan 12 kasus baru itu] juga menggambarkan bahwa social distancing, physical distancing, pelaksanaan protokol kesehatan yang dianjurkan pemerintah belum efektif dilaksanakan masyarakat,” kata Sumule.
Sumule menegaskan bahwa masyarakat merupakan garda terdepan dalam penanganan pandemi Covid-19 di Tanah Papua. “Bila angka ini naik terus, yang dirawat juga semakin banyak, dipastikan rumah sakit kita akan kewalahan menghadapi persoalan ini,” kata Sumule mengingatkan.
Berdasarkan data yang dipublikasikan Satgas Covid-19 Papua pada Selasa, laju pertambahan kasus baru positif korona di Kabupaten Mimika semakin cepat terjadi. Pada Selasa, terkonfirmasi lima kasus baru positif korona, menambah jumlah kasus positif di Mimika menjadi 36 kasus. Dari jumlah itu, sejumlah 28 pasien masih menjalani perawatan di rumah sakit, lima pasien dinyatakan sembuh, dan 3 pasien meninggal dunia.
Sebagai perbandingan, jumlah kasus positif baru di Kota Jayapura pada Selasa mencapai satu kasus, membuat jumlah total kasus positif di Kota Jayapura bertambah menjadi 31 kasus. Sejumlah 12 pasien positif korona di Kota Jayapura telah dinyatakan sembuh, dan jumlah pasien yang dirawat ada 16 orang. Jumlah pasien positif korona yang meninggal di Kota Jayapura serupa dengan Mimika, mencapai 3 orang.
Di Kabupaten Merauke, tempat kasus positif korona pertama ditemukan di Papua, angka pertambahan kasus baru justru rendah. Hingga Selasa, total akumulasi kasus positif korona di Merauke ada sembilan kasus. Dari jumlah itu, sejumlah lima pasien masih menjalani perawatan di rumah sakit, dan empat pasien telah dinyatakan sembuh.
Kasus positif korona yang relatif banyak juga ditemukan di Kabupaten Jayapura. Pada Selasa, kasus baru positif korona di Kabupaten Jayapura ada satu kasus, sehingga jumlah kasus positif bertambah menjadi 24 kasus. Dari jumlah itu, sejumlah 17 pasien masih dirawat di rumah sakit, enam pasien dinyatakan sembuh, dan satu pasien dinyatakan meninggal.
Kasus positif korona juga telah ditemukan di Kabupaten Keerom (total 6 kasus), Sarmi (total 4 kasus), Nabire (total 3 kasus), Jayawijaya (total 2 kasus), Biak (total 2 kasus), Mamberamo Tengah (total 1 kasus) dan Boven Digoel (total 1 kasus).
Secara keseluruhan, jumlah kasus positif korona di Papua mencapai 119 kasus. Dari jumlah itu, sejumlah 83 pasien masih menjalani perawatan, 29 pasien dinyatakan sembuh, dan tujuh pasien meninggal dunia. Hingga Selasa, Satgas Covid-19 juga masih memantau keberadaan 170 Pasien dalam Pengawasan (bertambah 39 orang) dan 3.715 Orang dalam Pemantauan (bertambah 57 orang).
Di Jakarta, juru bicara pemerintah untuk urusan Covid-19, Achmad Yurianto mengumumkan pada Selasa telah terkonfirmasi 375 kasus baru, sehingga jumlah kasus positif korona di seluruh Indonesia bertambah menjadi 7.135 kasus. “Jumlah kasus sembuh bertambah 95 orang, sehingga total kasus sembuh bertambah menjadi 842 orang. Kasus meninggal 26 orang, totalnya bertambah menjadi 616 orang,” kata Yurianto di Jakarta, Selasa.(*)
Editor: Aryo Wisanggeni G





