Koperasi penting, tapi pasar diatur dulu

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Sentani, Jubi – Sejumlah pedagang di pasar Pharaa menanggapi positif rencana menghidupkan kembali koperasi di pasar tersebut. Namun mereka minta sistem dan semua fasilitas penunjang aktivitas jual beli di pasar harus dibenahi dulu.

"Koperasi pedagang sangat penting untuk menunjang aktivitas jual beli di pasar ini. Tetapi pasar ini juga harus dibenahi lebih dulu. Pasar ini masih dalam tahap pembangunan dan belum jelas pembagian tempat yang sesuai dengan jenis barang yang akan dijual," kata Maria, pedagang sagu di pasar Pharaa Sentani, Kamis (18/1/2018).

Dikatakan, koperasi mama pedagang pasar Pharaa pernah ada. Tetapi koperasi tersebut sudah tidak aktif lagi tanpa alasan jelas. Mungkin karena pengurusnya tidak aktif atau kurangnya minat anggota untuk bergabung dalam koperasi tersebut.

"Ketika ada koperasi, tugas pemerintah melalui instansi terkait harus rutin mendampingi dan memberikan dorongan bagi anggota-anggotanya. Paling tidak ada pelatihan atau kursus bagi setiap anggota dan juga pengurus sehingga pengelolaan koperasi dapat berjalan baik," ujar Maria.

Kepala UPTD Pasar, Daniel Sokoy, mengatakan pembentukan koperasi pasti dilakukan setelah pembenahan sistem dan pemenuhan semua kebutuhan serta fasilitas pendukung di dalam pasar Pharaa. 

"Untuk mewujudkan sistem perekonomian yang maju, butuh keaktifan serta partisipasi warga pedagang di pasar ini serta masyarakat umum. Sebelum koperasi diaktifkan kembali, sistem dan fasilitas pendukungnya harus dipersiapkan lebih dulu. Seperti tempat jualan, jenis barang dagangan, kesiapan pedagang, badan usaha, dan struktur pengurusnya. Pedagang juga sudah harus siap apa yang akan dijual atau dipasarkan. Ketika ada koperasi, status penjualan barang sudah bukan musiman lagi tetapi harus rutin," ungkapnya. (*)

Related posts