Kenaikan kasus Covid-19 di daerah ini diperkirakan akibat mutasi virus baru

Papua
Ilustrasi pandemi Covid-19 - Pexels.com.

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Tanjungpinang, Jubi – Penularan kasus Covid-19 di Provinsi Kepulauan Riau dicurigai akibat munculnya mutasi covid-19 atau B1525, yang pernah ditemukan pada Februari 2021 di Batam. Tercatat satu kasus pada Februari 2021 ditemukan varian baru Covid-19 di Batam menginfeksi salah seorang pekerja migran Indonesia dari Malaysia.

Read More

“Kemungkinan ini menyebar saat proses pemulangan pekerja itu,” kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Bisri,  Minggu, (2/5/2021) kemarin.

Baca juga : Daerah ini longgarkan jam mal dan restoran usai penularan Covid-19 turun 

Satgas Covid-19 ingatkan risiko penularan Covid-19 di rumah makan 

Penularan Covid-19 lebih dari 7 ribu kasus dalam tiga hari berturut-turut

Bisri menyebut hasil analisisa potensi varian baru Covid-19 masuk ke Kepri cukup besar, karena eks pekerja migran Indonesia masuk ke Tanah Air melalui Batam dan Tanjungpinang. Hal itu juga menjadi alasan Dinkes Kepri telah melayangkan surat permohonan kepada Kemenkes untuk meneliti lebih mendalam jenis Covid-19 yang menular kepada warga.

“Penelitian itu membutuhkan waktu. Kami curiga karena penularannya begitu cepat. Kami berharap penularan varian baru Covid-19 tidak terjadi,” kata Bisri menjelaskan.

Baca juga :

Menurut Bisri penularan Covid-19 yang begitu cepat di Kepri tidak terlepas dari kelalaian masyarakat yang tidak menerapkan protokol kesehatan saat beraktivitas. Kelalaian itu, menurut dugaannya disebabkan sejak Januari-Maret 2021 kasus aktif Covid-19 semakin sedikit.

“Karena kasus Covid-19 semakin sedikit, ada banyak orang yang tidak menerapkan protokol kesehatan. Kerumunan terjadi, banyak orang yang tidak menggunakan masker,” katanya.

Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kepri mencatat jumlah warga di wilayah itu yang terinfeksi Covid-19 bertambah 145 orang sehingga menjadi 11.499 orang.

Ketua Harian Satgas Penanganan Covid-19 Kepri, Tengku Said Arif Fadillah, mengatakan penambahan pasien Covid-19 di wilayah itu terjadi di Batam 27 orang, Tanjungpinang 32 orang, Bintan sembilan orang, Karimun 52 orang, dan Kepulauan Anambas 25 orang.

“Natuna dan Lingga hari ini tidak terjadi penambahan kasus baru Covid-19,” kata Arif.

Tercatat total jumlah pasien Covid-19 sejak pandemi sampai sekarang di Kepri mencapai 11.499 orang, tersebar di Batam sebanyak 7.370 orang, Tanjungpinang 2.192 orang, Bintan 982 orang, Karimun 566 orang, Lingga 71 orang, Natuna 113 orang, dan Anambas 205 orang. (*)

Editor : Edi Faisol

 

Related posts

Leave a Reply