Papua No. 1 News Portal | Jubi
Jakarta, Jubi – Helikopter jenis Blackhawk jatuh di bagian tenggara Kolombia pada Selasa (21/7/2020). Tercatat sebelas personel militer dinyatakan hilang dan enam lainnya mengalami cedera dalam insiden itu.
Helikopter itu mengangkut 17 personel yang beroperasi melawan gerilyawan. Sejauh ini, belum ada pernyataan resmi ihwal penyebab helikopter tersebut jatuh karena kecelakaan atau ditembak. Helikopter yang jatuh itu ditemukan di Sungai Inirida, negara bagian Guaviare atau wilayah para pemberontak Revolutionary Armed Forces of Colombia (FARC) melakukan operasi militer.
Baca juga : Enam orang tewas dalam kecelakaan helikopter militer Meksiko
Tujuh orang tewas dalam kecelakaan helikopter militer Venezuela
Pejabat militer Taiwan hilang usai heli yang ditumpangi mendarat darurat
Pada 2016 lalu, sempat terjalin kesepakatan damai antara pemerintah dengan pemberontak. Kala itu, para pemberontak menjadi politisi dan memperjuangkan aspirasinya dengan legal. Namun, ada 2 ribu lebih yang tidak mau menghormati perjanjian tersebut. Padahal, 13 ribu lainnya mau berdamai dengan pemerintah.
Hasilnya konflik masih terjadi hingga kini. Mereka membiayai aktivitasnya melalui perdagangan obat-obatan terlarang dan penambangan ilegal. (*)
CNN Indonesia
Editor : Edi Faisol





