Kebakaran hutan di Riau, Pengemboman air dilakukan hingga 15.858 kali

Kebakaran Hutan Papua
Pemadaman kebakaran hutan dengan bom air, pixabay.com
Pemadaman kebakaran hutan dengan bom air, pixabay.com

Pengeboman air itu menghabiskan 62.226.800 liter yang dilakukan menggunakan 18 unit helikopter.

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Read More

Jakarta, Jubi – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah mengembom air hingga 15.858 kali di wilayah kebakaran hutan dan lahan di Provinsi Riau. Pengeboman air itu menghabiskan 62.226.800 liter yang dilakukan menggunakan 18 unit helikopter.

“Helikopter yang disiagakan di Riau berasal dari berbagai pihak, yaitu delapan dari BNPB, delapan bantuan dari swasta, satu dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, dan satu dari TNI,” kata Pelaksana Harian Kepala Pusat Data, Informasi, dan Hubungan Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Agus Wibowo, Rabu, (7/8/2019).

Berita terkait : Asap Kebakaran hutan dan lahan di Pekanbaru mulai ganggu kesehatan

Asap kebakaran hutan dan lahan di Palangka Raya mulai dirasakan

Kotawaringin Timur siaga bencana kebakaran hutan dan lahan

Selain pengeboman air, BNPB juga sudah mengupayakan teknologi modifikasi cuaca dengan cara menaburkan garam untuk menciptakan hujan buatan menggunakan dua pesawat jenis Casa-212 dan Piper Cheyenne II.

“Sedangkan titik panas sedang berkurang dari 103 titik pada Sabtu (3/8/2019) pukul 16.00 WIB menjadi 72 titik pada Senin (5/8/2019) pukul 08.00 WIB,” jelasnya.

Total luas lahan terbakar di Riau mencapai 27.683,47 hektare. Pemadaman kebakaran hutan dan lahan melibatkan berbagai pihak termasuk TNI/Polri, BPBD, Manggala Agni, Masyarakat Peduli Api, kementerian, dan swasta dengan total personel 1.262 orang.

Selain upaya pemadaman, juga penegakan hukum terhadap pembakar hutan dan lahan di Riau. “Terdapat 18 kasus dengan 16 orang yang telah ditetapkan menjadi tersangka,” katanya. (*)

Editor : Edi Faisol

Related posts

Leave a Reply