
Jayapura (23/10)—Kapolda Papua, Inspektur Jenderal (Irjend) Polisi Tito Karnavan mengatakan akan mempelajari kembali kasus yang menimpa koresponden Vivanews, Banjir Ambarita untuk mengungkap kembali pelaku penikaman yang dilakukan oleh orang tak dikenal. Kendatipun dirinya baru saja mendengar laporan tersebut, tapi dihadapan wartawan, dia berjanji akan mengungkap kasus itu.
Hal itu diungkapkan Tito Karnavan ketika hadir di Balai Wartawan PWI Papua bersama Pengurus PWI Papua, pemimpin redaksi dan insan pers, Selasa, (23/10). “Kasus ini (Ambarita) saya baru dengar. Nanti ditindaklanjuti,” ujar jenderal berbintang dua itu dihadapan para kuli disket.
Ketua PWI Papua, Frans Ohoiwutun dalam pertemuan itu, berharap kepada Kapolda Papua yang baru untuk mengungkap pelaku penikaman yang menimpa Banjir Ambarita beberapa tahun lalu. “Belum tuntas asil akirnya hingga sekarang bagaimana,”bilang Frans mengawali pembicaraannya itu. Frans Ohoiwutun berharap dalam kepemimpinan Irjend Tito Karnavan bisa menjamin keselamatan pers di Papua dalam melakukan tugas-tugas jurnastik. (Jubi/Roberth Wanggai)




