
Jayapura, 25/10 (Jubi) – Para jurnalis yang akan meliput lomba lari 10 Kilomter (10 K) internasional yang mengambil rute Skouw (Indonesia)-Wutung (PNG), Rabu, (30/10) mendatang, akan diberikan kemudahan, tanpa harus menggunakan pasport.
Hal itu dikatakan Konsul Jenderal Indonesia Untuk Papua New Guinea (PNG), Sahar Gultom saat pertemuan teknis yang berlangsung di aula Dikpora Papua, Jumat, (25/10).
Namun Gultom berharap, para jurnalis untuk segera didaftar untuk diketahui nama dan perwakilan media agar mempermudah pengurusan ke kedua imgrasi masing-masing negara. “Kita mohon daftar nama untuk kita serahkan ke Imigrasi, tentu jurnalis akan diberi kemudahan semacam suplemen,” katanya.
Perwakilan PT Freeport Indonesia, Piter Tukan yang juga mantan kepala kantor berita LKBN Antara Jayapura, mengharapkan pihak penyelenggara juga dapat menyiapkan kendaraan bagi para jurnalis untuk peliputan kegiatan bergengsi tersebut. Hal itu dikatakan Piter Tukan karena dari pengalaman selama ini para wartawan enggan meliput karena terbatasnya kesiapan transport di sana. (Jubi/Roberth Wanggai)