Inspektorat Diminta Tingkatkan SDMnya

Inspektur Papua Anggiat Situmorang dan Asisten Bidang Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Papua Elia Loupatty Pada Sebuah Acara - Jubi/Alex
Inspektur Papua Anggiat Situmorang dan Asisten Bidang Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Papua Elia Loupatty Pada Sebuah Acara – Jubi/Alex

Jayapura, Jubi – Inspektorat diminta untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusianya (SDM) dalam menjalankan tugas memastikan keuangan daerah berjalan baik dan membantu satuan kerja perangkat daerah dalam menyusul laporan keuangan.

Asisten Bidang Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Provinsi Papua Elia Loupatty, di Jayapura, Selasa (26/4/2016) mengatakan inspektorat memiliki kedudukan strategis dalam menjalankan tugasnya.

“Dalam tupoksi Inspektorat perlu juga memastikan rekan-rekan di tingkat kabupaten khususnya dalam satu lingkup untuk bertambah maju dan berkualitas sebagaimana peraturan perundang-undangan yang berlaku,” katanya.

Menurut Elia, dalam tupoksi Inpektorat ini menjadi salah satu kelebihan tersendiri, pasalnya dapat berperan sebagai konsultan dan mitra bagi SKPD dalam penyusunan laporan keuangan.

“Ini merupakan peran strategis yang dimiliki oleh Inspektorat sehingga mau tidak mau kualitas personelnya harus ditingkatkan lebih lagi,” ucapnya.

Sementara itu, Inspektur Provinsi Papua Anggiat Situmorang mengaku, salah satu penyebab SKPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua sering terlambat dalam menyampaikan Surat Pertanggungjawaban (SPJ), karena belum paham akan teknis penyusnan.

Dimana tahun ini ada sekitar empat SKPD yang terlambat menyampaikan SPJ tahun anggaran2015. Namun,  keempatnya telah menyelesaikan.

“SKPD terlambat ini kita coba bantu mereka, karena mereka belum paham betul teknis penyusunan SPJ,” kata Anggiat.

Menanggapi itu, ujar Anggiat, pihaknya telah melakukan pelatihan berbasis akrual dengan melibatkan BPKP untuk melihat sejauh mana SKPD sudah menerapkan sistem tersebut.

“Kami sudah mengenal kekurangan SKPD. Untuk itu Saya bersama kepala BPKAD sudah sepakat mendidik semua SKPD, bendaharawan dan kasubag keuangan supaya lebih paham akan system pengelolaan berbasis akrual,” ucapnya. (Alexander Loen)

Related posts

Leave a Reply