Gubernur resmikan venue rugby Papua

papua
Penampakan venue rugby PON XX Papua / Sudjarwo Husain
Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Venue pertandingan olahraga rugby 7 (seven) yang akan menjadi salah satu venue Pekan Olahraga Nasional (PON) XX telah diresmikan oleh Gubernur Papua, Lukas Enembe, Rabu (22/9/21).

Venue rugby ini dibangun lebih cepat dari kontrak kerja. Selesai dalam waktu 93 hari. Venue ini mulai dikerjakan berdasarkan kontrak mulai 18 Juni 2021.

Read More

Venue ini juga mencatatkan tiga rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) dengan kategori pembangunan gelanggang rugby standar rugby tercepat, pemasangan rumput sintetik pada field of play (FOP) terluas dan tercepat dan pembangunan gelanggang olahraga dengan sistem prefabrikasi pertama.

“Venue ini yang tercepat dibangun. Venue ini diserahkan kepada PB PON (pinjam pakai, red) untuk digunakan menggelar pertandingan cabor rugby di PON XX. Terima kasih kepada pihak Lanud yang telah menyediakan tempat ini sebagai venue. Semoga venue ini bisa dipergunakan dengan baik,” kata Gubernur.

Di kesempatan yang sama, Gubernur Enembe juga mengimbau Panitia Besar PON XX dan semua pihak di 4 klaster penyelenggaraan, agar bisa menjadi tuan rumah yang baik bagi seluruh kontingen yang telah tiba di Papua dari seluruh Indonesia.

Papua
Gubernur Papua, Lukas Enembe saat menekan sirine peresmian venue rugby / Sudjarwo Husain

“Kita telah dipercayakan sebagai tuan rumah PON XX. Kontingen sudah tiba di sini. Kita harus tunjukkan bisa menjadi tuan rumah yang baik bagi tamu-tamu kita. Kalau kita menjadi tuan rumah harus menunjukkan kemampuan dan keahlian kepada seluruh tamu yang datang. Terima mereka sebagai teman dan saudara dan menunjukkan yang terbaik bagi Papua,” ujar Gubernur.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda (Disorda) Papua, Alexander Kapisa mengatakan venue rugby yang dibangun dengan menggunakan dana APBD Provinsi senilai Rp122 Miliar itu mencatatkan tiga kategori rekor MURI.

“Jadi sesuai dengan rekor MURI yang kita dapat yakni menjadi venue rugby tercepat di Indonesia yang kita bangun, venue yang menggunakan sistem rehab dalam sisi konstruksi dan venue dengan bentangan terbesar untuk pemasangan sintetik tercepat,” kata Kapisa.

Ketua MURI, Jaya Suprana juga terkesan dengan pembangunan venue rugby ini. Ia pun mengakui jika pengerjaan venue tersebut sangat cepat.

“Sesuai kalender, venue ini direncanakan rampung dalam 100 hari kerja. Namun bisa diselesaikan dalam waktu lebih cepat, yakni 93 hari. Venue ini mencatatkan tiga kategori rekor MURI, dan kami MURI mengukuhkan pembangunan gelandang rugby ini sebagai standar world rugby tercepat, pemasangan FOP dan pembangunan gelanggang pertama dengan sistem prefabrikasi yang merupakan maha karya PT PP,” ujar Suprana. (*)

Editor: Syam Terrajana

 

 

Related posts

Leave a Reply