Papua No. 1 News Portal | Jubi
Jakarta, Jubi – Google mengimbau siapapun yang memasuki kantor atau fasilitasnya di Amerika Serikat melakukan tes Covid-19 setiap pekan. Perusaan itu ingin memastikan siapapun yang datang ke lokasi kerja akan memerlukan bukti tes negatif Covid-19 dan diwajibkan mengenakan masker bedah selama berada di lingkungan tersebut.
“Untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19 selama periode peningkatan risiko ini, kami menerapkan langkah-langkah kesehatan dan keselamatan yang baru untuk sementara ini bagi siapapun yang memasuki situs kami di AS,” kata juru bicara Google dikutip antara dari Reuters pada Senin, (17/1/2022).
Baca juga : Tudingan monopoli iklan Google didenda Rp38 triliun
Google gratiskan salah satu fitur miliknya hingga September
Tekhnologi AI disebut kuatkan Cina dominasi dunia
Kebijakan Google diimbangi dengan menyediakan penawaran untuk melakukan tes Covid-19 di rumah secara gratis kepada karyawannya, tanggungan mereka, dan anggota keluarga.
Kebijakan mengenai tes Covid-19 mingguan itu muncul saat terjadi lonjakan virus corona di AS akibat varian Omicron yang sangat menular.
Bulan lalu, Google mengumumkan penundaan rencana kembali bekerja di kantor secara global karena kekhawatiran atas varian Omicron. Selain itu, menurut laporan CNBC pada Desember, Google mewajibkan karyawannya untuk vaksinasi Covid-19 dan mengancam tidak akan memberikan gaji bahkan memecat mereka yang melanggar aturan. (*)
Editor : Edi Faisol





