Jayapura, Jubi/Antara – Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Papua mulai menerapkan program diversifikasi usaha wanita nelayan atau keluarga dari nelayan di Kota Jayapura.
“Dalam rangka meningkatkan ekonomi masyarakat khususnya bagi nelayan di Kota Jayapura, DKP Papua melakukan diversifikasi usaha wanita nelayan/keluarga nelayan dengan tujuan agar dapat membantu pendapatan rumah tangga dengan mengubah pola pikir ke arah yang lebih maju,” kata Kepala Bidang Perikanan Tangkap dan Budidaya DKP Papua, Agustinus Agung, di Jayapura, Minggu (8/11/2015).
Ia mengatakan usaha penangkapan ikan merupakan mata pencaharian utama masyarakat pesisir dan pantai Provinsi Papua khususnya di Kota Jayapura, sehingga memerlukan perhatian khusus dari pemerintah daerah setempat.
“Karenanya, Pemprov Papua minta Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten/Kota di daerah agar memberikan perhatian khusus kepada wanita nelayan/keluarga nelayan dalam mengatasi permasalahan yang kini menyelimuti masyarakat seperti permodalan usaha serta fasilatas nelayan sehingga bisa mengembangkan usaha melalui program diversifikasi,” katanya.
Sementara, Ketua Panitia Kegiatan Diversifikasi Usaha Wanita Nelayan, Agus Rahmawan, mengatakan kegiatan diversifikasi usaha merupakan bentuk kepedulian dan perhatian pemerintah pusat dan provinsi kepada keluarga nelayan.
“Dengan kegiatan ini, kami ingin wanita dan keluarga nelayan ini dapat melakukan usaha yang mem-back up penghasilan suami melalui diversifikasi usaha contohnya seperti bakso ikan, abon ikan, dan tuna crispy,” ucapnya.
Dalam kegiatan tersebut, DKP Papua juga memberikan sejumlah bantuan kepada para peserta yang diharapkan dapat digunakan untuk meningkatkan produkstifitas mereka.
“Enam kelompok usaha wanita nelayan mendapat bantuan paket facuum sealer (pengepress plastic) sehaingga prodak yang dibuat wanita nelayan tersebut memenuhi standar kebersihan,” katanya. (*)




