Bupati Diingatkan Kasus Paniai Berdarah Belum Tuntas

Demo Mahasiswa dan Pemuda Menuntut Penyelesaikan Penembakan Paniai di Halaman DPR Papua Lalu - Jubi/Doc
Demo Mahasiswa dan Pemuda Menuntut Penyelesaikan Penembakan Paniai di Halaman DPR Papua Lalu – Jubi/Doc

Jayapura, Jubi – Legislator Papua, Laurenzus Kadepa mengingatkan Bupati Paniai, Hengky Kayame agar tak lupa terhadap insiden penembakan yang menewaskan empat siswa SMA dan melukai sedikitnya 17 orang di Lapangan Karel Gobay, Enarotali, Paniai pada 8 Desember 2014 lalu.

Anggota Komisi I DPR Papua bidang Politik, Hukum dan HAM itu mengatakan, peringatan HUT ke 19 Kabupaten Paniai yang dirayakan di Enarotali, Senin (26/10/2015), harus menjadi momen bupati menjelaskan kepada masyarakat terutama korban dan keluarga korban, langkah-langkah yang sudah dan akan dilakukan untuk menuntaskan kasus penembakan itu.

“Bupati sebagai orang nomor satu di daerah pasti punya langkah kongkrit untuk menyelesaikan kasus itu. Jangan hanya bicara seakan tidak tahu motif penembakannya. Seorang bupati pasti tahu kenapa peristiwa itu menimpah warganya. Saya minta saudara bupati kerja baik, jaga warga baik, tinggalkan egois dan sikap otoriter,” kata Kadepa ketika menghubungi Jubi, Senin (26/10/2015) malam.

Menurutnya, bupati adalah penanggungjawab di daerah, dan bertanggungjawab terhadap semua yang terjadi di wilayah pemerintahannya, serta melindungi rakyatnya. Sudah 10 bulan kejadian Paniai, namun hingga kini tak ada kepastian penyelesaian. Padahal korban, dan keluarga korban kini menunggu adanya keadilan terhadap mereka.

“Jangan sampai pimpinan di daerah melupakan kasus itu. Kasus ini belum tuntas. Kini masyarakat terutama korban dan keluarga korban masih menunggu kapan kasus itu terungkap, dan mereka mendapat keadilan,” ucapnya.

Awal Juni lalu, Bupati Paniai, Hengky Kayame menyatakan siap melepas jabatannya jika tak bisa mengungkap pelaku penembakan terhadap warganya. Ia mengatakan, kasus itu harus diungkap ke publik agar kedepannya kejadian serupa tak terjadi lagi.

“Kalau bicara soal pelaku bukan siapa-siapa, tapi jujur saja pelakunya adalah aparat kemanan. Jangan putar kesana kemari. Ya, lebih dari 150 ribu warga Paniai kini sedang menuggu terungkapnya kasus itu,” kata Bupati Kayame via teleponnya kepada Jubi kala itu. (Arjuna Pademme)

Related posts

Leave a Reply