Papua No. 1 News Portal | Jubi
Jayapura, Jubi – Sebanyak delapan tim dipastikan lolos babak semifinal cabang olahraga bulu tangkis Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua, usai melakoni partai perempat final. Delapan tim bulu tangkis yang berhasil melangkah ke babak semifinal, yaitu Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Sulawesi Utara, Papua, DKI Jakarta, dan Banten.
Partai semifinal akan berlangsung di arena bulu tangkis GOR Waringin Kota Jayapura, Selasa (12/10/2021), pukul 15.00 atau pukul 3 sore Waktu Papua.
Tim pertama yang akan bertanding diawali dari nomor ganda campuran mempertemukan Andhika Ramadhiansyah/Hediana Julia Marbel dari Jawa Barat menghadapi Bagas Maulana/Indah Cahya Sari Jamil dari Jawa Tengah.
Masih di ganda campuran, yang akan memperebutkan babak final, yaitu Rehan Naufal Kurharjono/Marsheila Gischa Islami dari Jawa Timur berhadapan dengan Nyoman Tryadnya Arya Kurniawa/Ayu Gary Luna Maharani dari Bali.
Selanjutnya di partai tunggal putra akan mempertemukan pebulu tangkis dari Sulawesi Utara, Ikhsan Leonardo Emanuel Rumbay, melawan Panji Ahmad Maulana dari Jawa Barat, Syabda Putra Belawan dari Jawa Barat menghadapi Bobby Setiabudi dari Jawa Tengah.
Baca juga: Bulu tangkis PON XX: Hanya satu wakil Papua di semifinal
Di nomor tunggal putri akan bentrok tim andalan Papua, yaitu Gabriela Meilani Moningka ditantang Saifi Riska Nurhidayah dari Jawa Barat, dan Koman Ayu Cahya Dewi dari Bali akan berhadapan dengan Sri Fatmawati dari Jawa Timur.
Di nomor ganda putra akan mempertemukan pasangan Adna Maulana/Ghifari Ananda dari DKI Jakarta melawan Calvin Kristanto/Mohammad Reza Pahlevi Isfahami dari Jawa Timur, Amri Syahnawi/Yeremia Erich Yotje Y Rambitan dari DKI Jakarta melawan Pramudia Kusumawardana/Muhammad Shohibul Fikri dari Jawa Barat.
Selanjutnya di nomor ganda putri akan mempertandingkan pasangan asal Banten, yaitu Serena Kani/Tryola Nadia melawan Melani Mamahit/Rayhan Vania Salsabila dari Jawa Barat, Febriana Dwi Puji Kusuma/Marsheila Gischa Islami dari Jawa Timur berhadapan dengan pasangan Arum Oktaria Winata/Nahla Aufa Dhia Ulhaq dari DKI Jakarta. (*)
Editor: Dewi Wulandari
