
Papua No.1 News Portal | Jubi
Merauke, Jubi – Bulog Subdivisi Regional Merauke menampung sebanyak 32.200 ton beras dari petani setempat. Capaian tersebut melampaui target penyerapan yang hanya dipatok sebesar 29 ribu ton pada tahun lalu.
“Kami melampaui target (penyerapan). Beras di tingkat petani dalam musim (panen) tahun lalu sangat banyak,” kata Kepala Bulog Subdivisi Regional Merauke Djabiruddin kepada Jubi, Jumat (3/1/2020).
Djabiruddin mengatakan saat ini stok beras mereka masih sekitar 18 ribu ton. Beras yang disimpan di gudang bulog maupun gudang swasta tersebut untuk jatah bulanan bagi aparatur sipil negara dan TNI/Polri. Selain itu, ada yang siap untuk dipasok ke sejumlah kabupaten di Papua.
“Sudah ada permintaan dari Bulog Timika sebanyak 1.000 ton. Kini, dalam proses pemuatan di kapal, dan rencananya, dikirimkan pada 6 Januari,” ujarnya.
Djabiruddin belum bisa memastikan rencana pembelian beras untuk tahun ini karena masih menunggu petunjuk dari Bulog Pusat. “Kalau sudah ada perintah, (dan) disertai target pembelian, tentu penyerapan mulai dilaksanakan.”
Anggota DPRD Merauke Prayogo mengungkapkan masih banyak beras petani belum terjual di sejumlah distrik. Itu karena kuota pembelian bulog terbatas.
“Kami berharap kuota pembelian beras 2020 segera ditetapkan. Dengan demikian, petani dapat menjual beras untuk persiapan tanam lagi,” kata Prayogo. (*)
Editor: Aries Munandar






