Biro Kesra Papua Akan Bentuk Kampung Binaan

Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat dan Kemasyarakatan Papua, Naftali Yogi - Jubi/Alex
Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat dan Kemasyarakatan Papua, Naftali Yogi – Jubi/Alex

Jayapura, Jubi – Biro Kesejahteraan Masyarakat (Biro Kesra) Setda Papua berencana akan membentuk satu kampung binaan dan dibina langsung oleh pihaknya. Kampung tersebut nantinya menjadi contoh bagi seluruh kampung yang ada di kabupaten/kota.

Kepala Biro Kesra Papua Naftali Yogi mengatakan pembentukan kampung binaan akan dilakukan tahun ini, dengan harapan kampung tersebut bisa menjadi indikator, terutama dari sisi perilaku hidup sehat.

“Soal lokasinya akan diputuskan dalam rapat yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat. Namun kampung binaan akan kami bentuk dari kota Jayapura,” kata Naftali Yogi kepada wartawan disela-sela Rapat Koordinasi Bidang Kesra se Papua, di Jayapura, Kamis (14/7/2016).

Ia menjelaskan, pembentukan kampung percontohan bertujuan untuk melihat bagaimana masyarakat bisa memiliki perilaku hidup sehat yang dimulai dari dalam keluarga. Untuk itu, kampung binaan akan dibentuk mulai dari tingkat provinsi hingga kabupaten.

Oleh karena itu, dirinya mengimbau kepada satuan kerja perangkat daerah (SKPD) yang bidang ekonomi, kesehatan dan pendidikan dapat membentuk desa binaan dan terlibat dalam memotivasi masyarakat untuk hidup sehat.

“Kami akan melibatkan petugas kesehatan serta melakukan koordinasi dengan SKPD terkait, sehingga kampung binaan tersebut dapat berjalan dengan sukses dan mandiri,” ucapnya.

Dia menambahkan secara garis besar, ada tiga aspek utama yang akan dikembangkan dalam kampung binaan yakni, aspek pendidikan, perekonomian, serta kesehatan masyarakat. “Untuk mengembangkan SKPD dan Kabupaten/Kota diharapkan dapat memberikan kontribusi,” kata Yogi.

Sementara itu, Staf Ahli Gubernur Bidang Kesejahteraan dan Sosial Ekonomi Rosina Upessy mengatakan guna mempersiapkan Generasi Emas Papua yang berkualitas, mandiri, pintar dan cerdas fokus perhatian penyelenggaraan pemerintahan daerah kedepan diarahkan pada program Papua Sehat.

Untuk itu, dirinya menyambut positif inisiatif Biro Kesejahteraan Rakyat dan Kemasyarakatan yang melakukan terobosan baru dengan memotret dari membangun kampung menuju kampung sehat mandiri.

“Ini sebuah gerakan untuk membangkitkan masyarakat sadar membangun kampung sendiri. Dengan demikian, diharapkan dapat dihasilkan generasi sehat, pintar dan mandiri dalam menata kehidupannya,” kata Rosina. (*)

Related posts

Leave a Reply