
Jayapura, Jubi – Kepala Dinas Perhubungan Papua, Yusuf Yambe Yabdi mengatakan sampai saat ini belum ada jawaban dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) soal ijin konektivitas penerbangan Papua-PNG dan PNG-Papua.
“Pemerintah provinsi sudah mengajukan surat ke Menteri Perhubungan, namun keputusannya belum ada,” kata kata Yusuf Yambe Yabdi, di Jayapura, Rabu (28/10/2015).
Mengenai konektivitas penerbangan, ujar Yusuf, Gubernur Lukas Enembe sangat berkeinginan bisa terwujud, mengingat kedua negara miliki kerjasama yang sangat baik, khususnya di bidang ekonomi.
“Gubernur sudah perintahkan dan itu diantar langsung kepada menteri dan didisposisikan kepada Dirjen Perhubungan Udara,” ucapnya.
Saat ditanya apakah sudah ada maskapai yang bersedia, kata Yusuf, keputusan itu ada di pihak Direktorat Angkutan Udara, dimana mereka akan menawarkan kepada maskapai yang tertarik.
“Jadi intinya disitu, nanti jika ada penerbangan yang mau baru akan disetujui. Tapi secara administrasi sudah kami layangkan,” kata Yusuf.
Sementara itu, Kepala Badan Perbatasan dan Kerjasama Luar Negeri Papua, Suzana Wanggai mengatakan dalam pertemuan Border Liaison Meeting (BLM) ke 12, Pemerintah Republik Indonesia dan Papua Nugini (PNG) sepakat mendorong konektivitas baik darat, laut dan udara.
“Jadi lewat pertemuan ini kedua negara sepakat untuk membicarakan konektivitas untuk sektor utara dan selatan. Semoga saja penerbangan bisa segera terealisasi,” kata Suzana. (Alexander Loen)




