Bantuan obat-obatan ke Afghanistan tiba

Papua, Obat
Ilustrasi obat kapsul, pixabay.com

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jenewa, JubiOrganisasi Kesehatan Dunia atau WHO mulai mengirim obat-obatan yang mulai tiba di Afghanistan pada Senin, (30/8/2021) kemarin. Badan kesehatan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengatakan pengiriman lewat sebuah pesawat yang membawa pasokan obat-obatan dan peralatan kesehatan.

Read More

Kiriman tersebut merupakan pasokan pertama yang diterima Afghanistan sejak negara itu berada di bawah kendali Taliban.

“Setelah berhari-hari tanpa henti berupaya menemukan solusi, dengan gembira saya sampaikan bahwa kami saat ini sudah bisa menambah persediaan peralatan kesehatan di Afghanistan dan memastikan bahwa untuk sekarang layanan kesehatan yang didukung WHO bisa berlanjut,” kata direktur regional WHO untuk kawasan Mediterania timur,  Ahmed Al Mandhari.

Baca juga : Warga Afghanistan diminta hindari bandara Kabul terkait ancaman ISIS

Negara tetangga Afghanistan dimohon membuka perbatasan, hindari krisis kemanusiaan

Taliban kuasai Afghanistan, UNESCO desak perlindungan budaya setempat

WHO pada Jumat (27/8/2021) lalu memperingatkan pasokan medis di Afghanistan akan habis dalam beberapa hari. Badan PBB itu berharap bisa membuka jalur penerbangan ke kota di Afghanistan utara, Mazar-i-Sharif melalui kerja sama dengan pihak berwenang Pakistan.

Kiriman seberat 12,5 ton yang tiba pada Senin itu terdiri dari alat-alat P3K (pertolongan pertama pada kecelakaan) dan peralatan kesehatan darurat.

Pasokan itu cukup untuk memenuhi kebutuhan kesehatan mendasar bagi lebih dari 200 ribu orang, juga 3.500 prosedur bedah dan perawatan bagi 6.500 pasien luka.

Barang-barang medis itu akan disebarkan ke 40 fasilitas kesehatan di 29 provinsi di Afghanistan, kata WHO.

Pesawat pembawa pasokan WHO itu disediakan oleh pemerintah Pakistan dan terbang dari Dubai menuju bandara Mazar-i-Sharif. Pengiriman pada Senin merupakan yang pertama dari tiga penerbangan yang direncanakan bersama Pakistan International Airlines (PIA) untuk menambah pasokan obat-obatan dan peralatan medis yang sudah menipis di Afghanistan. (*)

Editor : Edi Faisol

 

Related posts

Leave a Reply