Aspirasi masyarakat Dogiyai akan segera ditindaklanjuti

Wabup Dogiyai Oscar Makai (mengangkat tangan) saat menyampaikan tanggapan pemda ketika aksi penolakan DOB dan Mapolres, Senin (1/3/2021). - Jubi/Abeth You
Papua No.1 News Portal | Jubi

Nabire, Jubi – Sudah dua pekan lebih aspirasi masyarakat Kabupaten Dogiyai terkait penolakan Mapolres di Dogiyai, penolakan pemekaran Provinsi Papua Tengah di Meepago dan penolakan Otonomi Khusus (Otsus) hampir kandas di tangan DPRD melalui panitia khusus (pansus) yang sudah terbentuk.

Hampir kandas dimaksud lantaran belum adanya anggaran untuk kelancaran proses tindak lanjut, padahal Wakil Bupati (Wabup) Dogiyai Oscar Makai telah memberikan surat perintah perjalanan dinas (SPPD) pada Senin (1/3/2021), usai aksi kedua di lapangan Theo Makai, Mowanemani, Dogiyai.

Read More

Wabup Dogiyai Oscar Makai mengatakan per Minggu (14/3/2021), dirinya telah memberikan memo keuangan kepada Ketua Pansus DPRD Dogiyai, Orgenes Kotouki, untuk melakukan proses pencarian anggaran di Dinas Keuangan dan Aset Daerah (DPKAD) Dogiyai.

“Memang kami berkendala dengan keuangan karena dokumen penggunaan anggaran (DPA) belum dibagikan. Karena proses aplikasi dari Simda ke SIPD, dan ini masalah besar yang dihadapi di seluruh Indonesia. Tetapi saya sudah berikan memo, mudah-mudahan Minggu ini bisa diselesaikan,” katanya, kepada Jubi, Senin (15/3/2021).

Ia berharap seluruh masyarakat Dogiyai yang tersebar di 10 distrik agar mendukung supaya hal ini bisa terwujud dengan baik. “Saya harap masyarakat tetap tenang, dukung kami terutama pansus DPRD melalui doa, supaya aspirasi mereka ini bisa tersampaikan kepada Pemerintah Provinsi Papua. Dan kita sama-sama puas.”

Ketua Pansus DPRD Dogiyai, Orgenes Kotouki, membenarkan adanya memo keuangan yang diberikan oleh wabup Dogiyai. Ia telah melakukan koordinasi dengan pihak DPKAD Dogiyai.

“Benar, memo sudah saya terima dari wakil bupati Dogiyai. Malam saya naik dari Nabire, tapi jalan longsor jadi kembali ke Nabire. Siang ini saya naik, semoga bisa proses cepat,” ujarnya.

Ia menambahkan, jika anggaran sudah diproses maka pihaknya bersama perwakilan masyarakat yang disepakati, akan bertolak ke Jayapura guna melanjutkan aspirasi tersebut.

“Bisa-bisa Minggu ini kami ke Jayapura,” ucapnya. (*)

 

Editor: Kristianto Galuwo

Related posts